Berita Viral

SOSOK Tumpang Sugian, Kades Pecat 21 Ketua RT, Ngaku Kasih Rp500 Juta Tapi Anaknya Kalah Pileg

Kades itu meminta Ketua RT dan Ketua RW yang berada di wilayahnya untuk mendukung anaknya maju pada pemilihan calon legislatif.

kompas.com
SOSOK Tumpang Sugian, Kades Pecat 21 Ketua RT, Ngaku Kasih Rp500 Juta Tapi Anaknya Kalah Pileg 

TRIBUN-MEDAN.com - Inilah sosok Tumpang Sugian, kades yang pecat 21 ketua RT.

Ia blak-blakan mengaku sudah memberikan uang Rp500 juta tapi anaknya malah kalah pileg.

Selain memecat 21 Ketua RT, Tumpang juga memecat 6 Ketua RW.

Ketua RT dan RW diberhentikan Kades di Tangerang.
Ketua RT dan RW diberhentikan Kades di Tangerang. (Youtube Kompas TV)

Pemecatatan itu buntut sang anak kalah dalam pemilihan legisatif 2024 sebagai anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

Salah seorang Ketua RW, Subroto mengaku, kades itu meminta Ketua RT dan Ketua RW yang berada di wilayahnya untuk mendukung anaknya maju pada pemilihan calon legislatif.

Tak hanya sebatas dukungan, Ketua RT dan RW ini diminta untuk mengajak warga untuk memilih anak Kades Wanakerta pada saat pencoblosan.

Baca juga: Berawal dari Konten Viral, Komika Mamat Alkatiri Lamar Fansnya, Sosok Nafha Firah Disorot

Namun, anak dari kepala desa gagal menjadi anggota dewan. Imbas dari kekalahan itu, Kades Wanakerta memberhentikan 21 Ketua RT dan 6 RW secara sepihak.

"Dari awal memang udah ancaman mau diberhentikan, dampaknya setelah pileg hasil suaranya tidak memuaskan, dampaknya sebanyak 21 RT dan 6 RW dipecat semua," jelas Subroto. Dilansir Youtube Kompas TV, Sabtu (9/3/2024).

Sosok Kades ini pun sontak jadi sorotan publik.

Lantas siapakah sosoknya ?

Kades ini bernama Tumpang Sugian yang merupakan Kepala Desa Wanakerta Kecamatan Sindang Jaya.

Kepala Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten memecat 21 Ketua RT dan 6 Ketua RW buntut sang anak kalah dalam pemilihan legisatif 2024.
Kepala Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Banten memecat 21 Ketua RT dan 6 Ketua RW buntut sang anak kalah dalam pemilihan legisatif 2024. (Youtube Kompas TV)

Berdasarkan pengakuan Tumpang, alasannya memecat lantaran menyalahi aturan.

Tumpang mengatakan sebelum pemilu dirinya memanggil para ketua RT dan RW untuk mendata warga yang mempunyai hak pilih.

Saat itu dirinya memberikan uang kepada sejumlah RT dan RW untuk diberikan kepada warga agar memilih anaknya sebagai caleg.

Adapun uang yang telah dikeluarkan Tumpang kepada Ketua RT dan RW sebesar Rp500 juta.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved