Pilpres 2024

Akhirnya Istana Buka Suara, Jawab Klaim TKN Soal Jokowi Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran

Hal itu disampaikan Ari merespons pernyataan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid

|
HO/ Youtube Sekretariat Presiden
Penegasan Jokowi Soal Aktivitas Usai Tak Jadi Presiden di 2024: Jadi Rakyat Biasa, Kembali ke Solo! 

TRIBUN-MEDAN.com - Pihak Istana Presiden melalui Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan menjelang Pemilu atau Pilpres 2024 Presiden Joko Widodo (Jokowi) fokus bekerja memastikan program program berjalan dengan semestinya.

Hal itu disampaikan Ari merespons pernyataan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid yang menyebut Presiden mulai terang-terangan mendukung Prabowo-Gibran.

"Jelang Pemilu 2024, Presiden Jokowi tetap fokus bekerja untuk memimpin pemerintahan dan memastikan pelaksanaan program-program strategis Kabinet Indonesia Maju betul-betul "delivered" dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," kata Ari, Kamis, (4/1/2023).

Ari mengatakan agenda kerja Presiden sangat padat mulai dari memimpin rapa kabinet, kunjungan kerja, hingga blusukan.

Hal itu kata dia menunjukkan bahwa agenda pemerintahan tetap berjalan di tengah suasana Pemilu 2024.

"Menghadiri berbagai acara, menerima tamu dari berbagai kalangan, melakukan kunjungan ke luar negeri untuk pertemuan bilateral dan multilateral, sampai dengan blusukan/kunker ke berbagai daerah.

Itu artinya, agenda kerja pemerintahan terus berjalan dipimpin langsung oleh Presiden," katanya.

Sebelumnya Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menilai Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto sedang panik dengan terus menerus menyerang paslon nomor urut 2.

Kepanikan tersebut lantaran Presiden Jokowi sudah terang terangan mendukung Prabowo-Gibran.

"Selama ini (PDI-P) jagonya itu selalu ingin dikait-kaitkan dengan Pak Jokowi.

Dan saat ini sudah dengan terang benderang lebih banyak berpihak akan mendukung pada Pak Prabowo dan Mas Gibran.

Ya ini adalah ungkapan orang yang lagi bingung. Ungkapan orang yang lagi panik. Ya enggak apa-apa dia sampaikan seperti itu," tuturnya.

Pernyataan Nusron tersebut menjawab sindiran Hasto yang menyebut bahwa Prabowo tidak bisa blusukan seperti yang dilakukan oleh Ganjar dan Jokowi.

Nusron menuturkan bahwa ucapan Hasto tersebut tidak konsisten.

Awalnya ia menyebut gaya kampanye blusukan disebut hanya milik PDIP.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved