Pembunuhan di Subang
TIM MABES POLRI Turun Tangan Lakukan Olah TKP Ulang di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Tim Mabes Polri Akhirnya Turun Tangan, Lakukan Olah TKP Ulang di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Tuti dan Amalia Mustika Ratu Dibunuh.
Tim Mabes Polri Akhirnya Turun Tangan, Lakukan Olah TKP Ulang di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu Dibunuh di Rumahnya.
TRIBUN-MEDAN.COM - Tim mabes Polri dan Polda Jawa Barat dikabarkan akan melakukan olah TKP ulang di lokasi pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat.
Dilaporkan TribunJabar.Id, pada Selasa (24/12023) sekitar pukul 08.45 WIB pagi, sejumlah aparat kepolisian telah berdatangan ke rumah korban Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan ini berawal dari ditemukannya dua mayat ibu dan anak di dalam bagasi mobil Alphard di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Polisi menyatakan bahwa jasad yang diketahui bernama Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23) itu merupakan korban pembunuhan pada Rabu, 18 Agustus 2021.
Dalam perjalanannya, kasus yang awalnya ditangani Polres Subang ini diambil alih Polda Jabar sejak tanggal 15 November 2021. Alasannya, untuk mengefisienkan waktu penyidikan dan penyelidikan kasus. Segala petunjuk dan bukti yang bersifat konvensional yang dapat membantu penyidikan bakal disandingkan secara digital.
Polda Jabar telah membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan kasus ini. Sejumlah langkah-langkah penyidikan di antaranya olah TKP sebanyak lima kali, autopsi dua kali, dan memeriksa saksi 121 saksi, dan 261 alat bukti.
Sebanyak tujuh saksi ahli telah dimintai keterangan beberapa di antaranya ahli sketsa wajah, dokter kesehatan jiwa hingga satuan satwa pelacak K9.
Penyidik kepolisian juga melakukan analisa terhadap kamera pengawas atau 'closed cicuit televisi' (CCTV) di 40-50 titik lokasi sepanjang 50 km. Bahkan, sketsa wajah terduga pelaku sempat disebar ke seluruh polres dengan harapan bisa mendapatkan informasi identitas pelaku pembunuhan itu. Kini, kasus tersebut mulai terang benderang setelah salah satu tersangka bernama M Ramdanu alias Danu menyerahkan diri ke Polda Jabar dan mengaku sebagai saksi pembunuhan Tuti dan Amalia.
Berdasarkan pantauan Tribunjabar.id, puluhan aparat keamanan yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 50 orang langsung menjaga TKP pembunuhan.
Tak hanya anggota polisi dari Dalmas yang diturunkan, terlihat juga dari Resmob, Jatanras, bahkan terlihat mobil bertuliskan Jibom juga terlihat di TKP.
Sementara itu mobil INAFIS dan Puslabfor Polri juga sudah terlihat memasuki TKP. Olah TKP juga langsung dilakukan oleh pihak Inafis dan Puslabfor Polri di sekitaran luar TKP.
Olah TKP ulang ini menarik perhatian awak media dan warga setempat. Terpantau ratusan warga mulai memadati kawasan TKP Kasus Pembunuhan Ibu dan anak.
Tak hanya warga setempat, pengendara yang melintas dijalan provinsi yang menghubungkan Jalancagak-Purwakarta tersebut juga turut menyaksikan jalannya Olah TKP.
Seperti Ada yang Pantau Danu
Kuasa Hukum Danu, Achmad Taufan, mengungkap, sebelum Danu datang ke Polda Jabar untuk mengungkap kasus Subang, ada perasaan seperti dipantau orang. "Ya, memang ada sedikit rasa-rasanya seperti ada orang yang memantau kami," ujar Achmad Taufan dalam wawancara khusus dengan Tribun Jabar, Jumat (20/10/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/olah-tkp-ulang-di-kasus-subang.jpg)