Pilpres 2024
Prabowo Subianto Pasang Badan soal Dinasti Politik Jokowi Setelah Gibran Jadi Bacawapres
Bakal calon presiden Prabowo Subianto pasang badan soal dinasti politik Jokowi setelah Gibran Rakabuming resmi menjadi bacawapres dari Koalisi Indones
TRIBUN-MEDAN.com - Bakal calon presiden Prabowo Subianto pasang badan soal dinasti politik Jokowi setelah Gibran Rakabuming resmi menjadi bacawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Survei Litbang Kompas menunjukkan, sebanyak 60,7 persen responden menyebut majunya Wali Kota Solo yang merupakan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, ke Pilpres tahun 2024 merupakan bentuk politik dinasti.
Prabowo menyebut, dinasti politik Presiden Jokowi bukanlah suatu hal yang salah jika bertujuan untuk berbakti kepada rakyat dan negara.
"Kalau dinasti Pak Jokowi ingin berbakti untuk rakyat kenapa? Salahnya apa? Berpikir yang baiklah, berpikir positif," kata Prabowo usai menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Darmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (23/10/2023).
Prabowo menyebut, semua yang ada di Indonesia merupakan dinasti.
Sebagai anak ekonom Soemitro Djojohadikoesoemo, Prabowo juga mengaku bahwa dirinya merupakan bagian dari dinasti tersebut.
"Semua dinasti bung, kita jangan cari yang negatiflah, yang positif. Orang ingin berbakti apa salahnya? Saya juga dinasti, saya anaknya Soemitro, cucunya Margono, paman saya gugur untuk Republik Indonesia," ungkap Prabowo.
Baca juga: SURVEI LSI TERBARU: Prabowo-Gibran Ungguli Pasangan Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin
Menurut Prabowo, tak ada yang salah dari dinasti politik di Indonesia. Asalkan, dinasti tersebut, bertujuan untuk mengabdi kepada rakyat.
"Kita dinasti merah putih, kita dinasti patriot, kita dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat," imbuhnya.
Prabowo lantas mengakui dirinya turut terlibat dalam keluarga yang mempraktikkan dinasti.
"Saya juga dinasti. Saya anaknya Soemitro, cucunya Margono Djojohadikusumo. Paman saya gugur untuk RI. Kita dinasti Merah Putih. Kita dinasti Patriot," ucap dia.
Prabowo mengaku berada dalam keluarga yang turun temurun ingin mengabdi untuk rakyat.
Maka dari itu, Prabowo tidak mempersoalkan dinasti Jokowi. Dia yakin Jokowi dan keluarga memang ingin berbakti.
"Kita dinasti yang ingin mengabdi untuk rakyat. Kalau dinastinya Pak Jokowi ingin berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa? Jadi berpikir yang baiklah. Berpikir positif, ya," ucap Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menanggapi soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan syarat pencalonan presiden dan wakil presiden maksimal berusia 70 tahun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pertemuan-Joko-Widodo-dengan-Prabowo-Subianto-setelah-pilpres-2019.jpg)