Berita Viral
Susi Pudjiastuti Minta Menteri LHK Tetap Simpan Blok Migas Warim Harta Karun Rp37 Ribu T di Papua
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta Menteri LHK tetap menyimpan Blok Migas Warim Papua yang disebut harta karun karena
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Angel aginta sembiring
Nantinya, temuan "harta karun" tersebut akan dimanfaatkan untuk dalam negeri.
"Jadi kaya sekali negerimu ini. Kaya sekali Indonesia ini, ngapain ribut-ribut, kita kerja sama aja kita bikin rakyat sejahtera," ucap Luhut.
Cadangan minyak bumi Indonesia diperkirakan bertahan 9-10 tahun lagi.
Perhitungan itu dilihat dengan kondisi tingkat konsumsi sama dengan saat ini dan tidak ada penemuan sumber cadangan yang baru.
Itu sebabnya, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan produksi minyak di Tanah Air.
Salah satunya dengan menggenjot eksplorasi. Luhut menyebut potensi harta karun baru itu tengah ditindaklanjuti secara mandiri oleh Pertamina.
Namun, karena area Warim merupakan hutan lindung, maka ada cara khusus yang dilakukan untuk menggarap potensi migas di area tersebut.
Ia juga memastikan telah membahas rencana eksplorasi di area Warim dengan Kementerian LHK.
"Pertamina sampai hari ini sendiri. Jadi, Warim itu memang ada sedikit masalah karena itu hutan lindung. Tapi, mungkin mereka mau mengebor miring," katanya.
Baca juga: Pramugari Lion Air Tiba-tiba Pingsan sebelum Pesawat Lepas Landas, Penumpang Resah Penerbangan Delay
Baca juga: Di Amerika Dilarang, Makan Kangkung Berlebihan Bisa Ancam Kesehatan
Potensi Harta Karun di Blok Warim
Disisi lain sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan potensi gas bumi di Blok Warim, Papua, yang melimpah akan melebihi cadangan di Blok Masela, Maluku.
Adapun potensi harta karun gas di Blok Warim ditaksir mencapai 47,37 triliun kaki kubik (TCf).
Sementara, Blok Masela memiliki 10,73 TCF cadangan gas.
"Di wilayah Warim, potensi minyaknya mencapai 25.968 juta barel minyak (MMBO). Apalagi potensi gasnya yang sampai 47 TCF, dua kali lipat lebih dari Masela," jelasnya dalam konferensi pers, Senin (30/1/2023) lalu.
Artinya bila mengacu pada harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) pada September 2023 sebesar US$ 90,17 per barel dan dikalikan secara kotor, potensi minyak di wilayah Warim, Papua itu bernilai US$ 2,34 triliun atau sekitar Rp 37 ribu triliun.
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Susi-Pudjiastuti-meminta-Menteri-LHK-tetap-menyimpan-Blok-Migas-Warim-Papua.jpg)