Tribun Wiki

Cacing Pita Bersarang di Daging Babi dan Sapi, Apa Bahayanya?

Cacing pita diketahui bisa bersarang di tubuh manusia akibat konsumsi daging babi dan daging sapi yang diolah tidak secara tepat

Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Riski Cahyadi
Pedagang mengolah makanan dari bahan daging babi di kabanjahe, Kabupetan Karo, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Melansir dari Kompas.com yang dikutip dari Healthline, ada ketentuan penggunaan suhu saat memasak daging babi.

Suhu akan mempengaruhi rasa dan kemanan pada makanan yang akan dikonsumsi.

Umumnya dalam memasak daging ada tiga tingkat kematangan.

Pertama adalah rare, yakni daging yang dimasak di suhu 48,9-51,7 derajat Celsius.

Kedua medium, daging dimasak dengan suhu 60-62,8 derajat Celsius.

Terakhir well-done, dimasak dengan suhu 73,9 derajat Celsius.

Suhu memasak yang aman, bervariasi untuk berbagai jenis daging.

Nah, untuk memasak daging babi harus pada suhu minimal 62,8 derajat Celsius, suhu tertinggi pada tingkat kematangan medium.

Hal ini untuk memastikan cacing pita pada daging babi yang berpotensi berbahaya pada manusia, benar-benar mati.

Setelah selesai memasak, biarkan daging babi selama tiga menit sebelum dimakan.

Ini untuk memberikan waktu lebih banyak pada suhu panas untuk membutuh bakteri.

Itulah ulasan singkat mengenai cacing pita pada daging babi dan daging sapi yang bisa membahayakan kesehatan.

Semoga para pembaca bisa tetap menjaga kebersihan dan memastikan kematangan dari daging yang akan dikonsumsi.(tribun-medan.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved