Perang Hamas vs Israel

PERANG Hamas vs Israel: Hamas Masuk ke Israel, Ratusan Warga Israel Dibunuh, 1.104 Terluka

Kementerian Luar Negeri Israel mengeklaim bahwa para pejuang Hamas melakukan pembunuhan dari rumah ke rumah terhadap warga sipil.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
Tsafrir Abayov/AP via Aljazeera
Petugas polisi Israel mengevakuasi sebuah keluarga dari lokasi yang terkena roket di Ashkelon. (Tsafrir Abayov/AP via Aljazeera) 

Salah satu perwira senior Israel termasuk di antara mereka yang ditangkap, namun tidak memberikan angka pastinya.

Tentara Israel mengakui tentara dan komandannya telah terbunuh dan tawanan perang telah ditawan.

Namun pihaknya belum memberikan angka apa pun. Para pejuang menyeberang ke Israel di bawah perlindungan rentetan roket yang ditembakkan dari Gaza.

Sementara, sebagaian tawanan Israel yang dipindahkan hidup-hidup ke Jalur Gaza.

Mayjen Nimrod Aloni ditangkap Hamas
Komandan Israel di Gaza selatan, Mayjen Nimrod Aloni, dilaporkan telah ditangkap oleh Hamas dalam perang yang sedang berlangsung. Beberapa media lokal melaporkan hal itu. Mayjen Nimrod Aloni adalah komandan Korps Kedalaman. (via tribunnews.com)

Tangkap Komandan Divisi Gaza selatan, Mayjen Nimrod

Operasi bersandi "Badai Al-Aqsa" yang diluncurkan kelompok Hamas ini terbilang mematikan bagi Israel. Ribuan roket telah diluncurkan sejak menit pertama operasi tersebut dimulai, Sabtu (7/10/2023) subuh waktu setempat.

Tak hanya sukses menghancurkan Tank Merkava dan kendaraan lapis baja Israel, kelompok perlawanan ini bahkan dikabarkan telah menangkap seorang komandan Israel berpangkat Mayor Jenderal bernama Nimrod Aloni.

Beredar foto di mana Mayor Jenderal Israel terlihat diseret oleh militan Palestina sambil mengenakan atasan hitam dan celana pendek.

Penangkapan Komandan Aloni dianggap sebagai langkah strategis Hamas karena tidak hanya menunjukkan kerentanan Israel tetapi juga menggambarkan kekuatan operasional Hamas.

Mayjen Nimrod memegang posisi Komandan Divisi Gaza di wilayah selatan.

Keberhasilan Hamas menangkap perwira tinggi ini penting karena menyoroti kesiapan sayap bersenjata Hamas dan luasnya operasi yang dilakukan.

Operasi tersebut, yang diluncurkan setelah ketegangan selama berminggu-minggu di sepanjang perbatasan Gaza, dipandang sebagai respons terhadap agresi Israel di Masjid Al-Aqsa.

Kelompok Hamas telah menggunakan pesawat tak berawak untuk melepaskan bom ke ambulans militer di dekat perbatasan Gaza, yang menyebabkan cedera parah pada pasukan Israel.

Serangan berbasis drone ini menandai evolusi yang mengkhawatirkan dalam taktik Hamas dalam konfliknya dengan Israel.

Hamas: Pertempuran Habis-habisan

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved