Dugaan Korupsi Dana KIP
LBH Medan Desak Kejati Sumut Tangkap dan Penjarakan Rektor Universitas Al Washliyah Labuhanbatu
LBH Medan mendesak Kejati Sumut menangkap dan memenjarakan Rektor Universitas Al Washliyah Labuhanbatu yang diduga terlibat dugaan korupsi dana KIP
A membeberkan, adapun modus dugaan korupsi beasiswa ini bermula saat mahasiswa menerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Kala itu, para penerima beasiswa dipanggil dan dikumpulkan di kampus Universitas Al Wasliyah Labuhanbatu.
Baca juga: Dugaan Korupsi Berjemaah Kelompok Tani Hutan, Proyek Mangrove Diduga Fiktif, Ini Modusnya
Di sana, pihak rektorat menyuruh penerima beasiswa untuk membuka rekening dengan biaya Rp 10.000.
"Setelah duit ini cair, kami balik lagi ke kampus," kata A.
A mengatakan, uang beasiswa yang dia terima berkisar Rp 3,5 juta.
"Kami satu kelompok ada lima orang," kata A.
Ia mengatakan, tiap orang mendapatkan beasiswa dengan nominal yang berbeda.
Baca juga: Kepala SMK Negeri 9 Medan Diduga Korupsi Dana BOS, Disdik: Gubernur Akan Beri Sanksi
Karena jumlah satu kelompok lima orang, A kemudian menyetorkan uang Rp 15,5 juta kepada Wakil Rektor II Universitas Al Wasliyah Labuhanbatu bernama Mifta.
"Saya setorkan di satu warkop yang ada di Rantauprapat," kata A.
Tidak hanya menyetorkan uang beasiswa, A juga membayar uang tambahan yang diminta pihak rektorat.
Uang tambahan itu berdalih kutipan pembangunan masjid.
Baca juga: Dinas Pendidikan Segera Copot Jabatan Kaswardi dari Plt Kepala SMKN 9 Medan, Diduga Korupsi Dana BOS
Uang yang Diduga Dikorupsi Rp 765.700.000
Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejati Sumut) kini tengah mendalami adanya laporan dugaan korupsi dana beasiswa yang diduga dilakukan oknum pejabat Universitas Al Wahsliyah Labuhanbatu.
Dalam kasus ini, ada mahasiswa yang melapor, bahwa dana beasiswa mereka sudah ditilap pejabat Universitas Al Washliyah Labuhanbatu.
Nilai dana beasiswa yang diduga ditilap itu mencapai ratusan juta.
Bila dikalkulasikan, uang yang diduga dikorupsi oknum pejabat tersebut mencapai Rp 765.700.000.
Baca juga: Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Sebesar 2,3 Miliar di Langkat, Mahasiswa: Copot Kadis Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Yos-Arnold-Tarigan-dan-Basyarul-Ulya-Nasution.jpg)