News Video

Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Sebesar 2,3 Miliar di Langkat, Mahasiswa: Copot Kadis Kesehatan

Mahasiswa yang tergabung dari beberapa elemen, menggruduk Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (3/4/2023).

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Mahasiswa yang tergabung dari beberapa elemen, menggruduk Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Senin (3/4/2023).

Kedatangan mahasiswa ini, mendesak agar pemerintah kabupaten mencopot Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Langkat, dr Juliana, dan meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut dugaan korupsi.

"Kita gabungan dari beberapa elemen mahasiswa di Kabupaten Langkat, aksi ini menuntut bahwasanya terkait banyaknya indikasi korupsi di Dinas Kesehatan Langkat," ujar Ketua IMM Langkat, Ari Armanda.

Lanjut Ari, adapun tuntutan para mahasiswa ini yaitu, adanya indikasi korupsi dan mark up dana penambahan ruangan Puskesmas Kuala dan fisik sebesar Rp 2,3 miliar tahun 2021.

"Informasi yang kami dapat dari media bahwasanya, pihak kejaksaan sudah memanggil beberapa pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, terkait dugaan ini," ujar Ari.

Tetapi menurut Ari, sampai saat ini tindaklanjut atas pemanggilan tersebut, tidak ada kabar lebih lanjut, apakah ada yang dinyatakan bersalah atau tidak oleh pihak kejaksaan.

"Kedepan akan kami tanyakan lagi ke kejaksaan apakah memang benar-benar sudah selesai perkaranya atau tidak," ujar Ari.

Tuntutan kedua, yaitu tentang dugaan mark up dana pembuatan website di 32 puskesmas, sebesar Rp 80 juta.

Para mahasiswa ini menilai pembuatan website itu tidak sesusai spesifikasi.

"Pertama domainnya hanya menumpang, kedua kami melihat dan sudah kami buka tadi malam websitenya sudah tidak aktif," ucap Ari.

Kemudian, Ari menegaskan, minta kepada Pemerintah Kabupaten Langkat, untuk mencopot Kepala Dinas Kesehatan Langkat.

"Dan beliau pun tidak mau bertemu dengan kami. Meski tadi sudah ada perwakilan yang menjawab, tapi tidak tuntas. Nah kedepannya kita tentu akan melakukan aksi lanjutan apabila tidak ada jawaban," ujar Ari.

Sedangkan itu, salahsatu perwakilan Kantor Dinas Kesehatan Langkat, Jhon Hendra sempat menemui para mahasiswa.

Sementara diakhir aksi, mahasiswa meletakkan spanduk yang bertuliskan "Copot Kadis Kesehata", dan melemparinya dengan telur dan tomat.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved