Berita Viral
VIRAL Resepsi Pernikahan Bertema Pasar Tradisional, Tamu Rebutan Ambil Sayur, Pulang Tenteng Plastik
Beragam sayuran mulai dari selada, terong, hingga lobak disusun di tengah gedung pernikahan layaknya pasar.
TRIBUN-MEDAN.com - Viral resepsi pernikahan bertema pasar tradisional, tamu rebutan ambil sayur.
Beredar sepasang pengantin menggelar resepsi dengan konsep unik.
Bagaimana tidak? Pengantin bernama Andini dan Tirta menyediakan berbagai sayuran segar yang bisa diambil oleh semua tamu undangan.
Resepsi pernikahan bertema Pasar Sayur itu pertama kali diunggah oleh pihak wedding organizer (WO) melalui akun TikTok @kamaniya.organizer, Kamis (14/9/2023).
Dalam video yang diunggah tampak para tamu undangan yang menenteng tas transparan berisi beragam sayuran mentah.
Rupanya sayuran tersebut merupakan bingkisan pernikahan dari pasangan pengantin yang bebas dibungkus dan dibawa pulang oleh para tamu.
Baca juga: TERUNGKAP Ada 3 Bentuk Kekerasan Seksual Dialami Gadis TA sebelum Dipecat dan Dinikahi Bupati Thaher
"Rating sayur yang diambil tamu undangan di "pasar sayur" wedding kaka Andini dan Tirta," tulis akun tersebut.
Beragam sayuran mulai dari selada, terong, hingga lobak disusun di tengah gedung pernikahan layaknya pasar.
Sambil menenteng tas transparan yang disediakan, para tamu undangan ramai berebut ragam jenis sayur untuk dibawa pulang.
Tingkah para tamu yang memborong sayur-sayur itu pun kian menambah seru suasana pesta pengantin.
Terlihat ada yang membawa sayuran sebanyak dua tas penuh namun ada pula yang hanya membawa satu jenis sayur.
Baca juga: VIRAL!, Suami Aniaya Istri, Kepala Dipukul Pakai Gelas Kaca Hingga Berdarah dan Diancam Dibunuh
"Definisi hemat 3 hari gak ke pasar ye buu," tambah akun tersebut.
Meski akhirnya gedung pernikahan berubah bak pasar, para tamu undangan tampak menikmati pesta pernikahan tersebut hingga tak ragu untuk memborong sayuran layaknya sedang berbelanja.
Sebelumnya juga sempat viral pasangan menggelar resepsi di pasar tradisional.
Tamu dibolehkan untuk membungkus makanan dari pedagang.
Artinya pengantin memilih menggelar pesta pernikahan mereka di tengah pasar tradisional dan pedagang yang mempersiapkan makanannya.
Bahkan tamu yang hadir diberi kesempatan untuk membungkus hidangan lezat untuk dibawa pulang.
Video pernikahan mewah ini viral setelah dibagikan oleh akun TikTok @blessing07_.
Dari video tersebut diketahui bahwa pesta pernikahan tersebut digelar di Pasar Ngijon, Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Jawa Tengah.
Baca juga: VIRAL WNA Kepergok Mesum di Depan Rumah Warga Bali, Curiga Gonggongan Anjing: Bukan Pertama Kali
Dalam video, terlihat dekorasi indah dengan janur kuning mempercantik pintu masuk pasar.
Seiring memasuki pasar, terbukalah suasana pesta pernikahan yang memukau.
Pedagang lokal turut ambil bagian dengan menyediakan hidangan lezat bagi para tamu.
Tak hanya itu, pesta ini juga disertai panggung hiburan yang menghibur, menciptakan atmosfer kegembiraan seperti acara pernikahan pada umumnya.
Keputusan pasangan ini untuk menggelar pernikahan di pasar tradisional sungguh unik dan menunjukkan bahwa momen bahagia bisa terjadi di mana saja.
"Unik nih nikahan di pasar. Kalo kalian pengen nikahan di mana guys??" tulis pemilik akun, dikutip pada Selasa (12/9/2023).
Lantas bagaimana ide resepsi pesta pernikahan di pasar ini muncul?
Kakak kandung mempelai perempuan, Rahmat Faizul M, membenarkan resepsi pernikahan tersebut.
Ia menjelaskan, pesta tersebut berlangsung pada Minggu (10/9/2023) lalu.
Baca juga: Viral Ibu Ditelantarkan Anak Semata Wayangnya, Dibiarkan Tidur di Gubuk Penuh Sampah
Sementara, prosesi akad nikah sendiri tidak dilakukan di pasar, melainkan di masjid.
Ternyata, ide menyelenggarakan pesta pernikahan di pasar ini datang dari sang ayah.
Alasannya, karena pasar tersebut berada di depan rumah dan memiliki tempat yang luas.
"Kami keluarga, terutama bapak di sini kepikiran kenapa nggak di pasar saja. Kan pertama (lokasi pasar) depan rumah, tempatnya luas, kalau soal penataannya kan bisa diatur," ucap Rahmat, dikutip dari Kompas.com.
Akhirnya, ide tersebut disetujui oleh kedua belah pihak keluarga dan pengantin hingga dieksekusi di Pasar Ngijon.
Selain menerapkan konsep pesta pernikahan pada umumnya, keluarga pengantin menghadirkan para pedagang sebagai penyedia makanan.
"Konsep di pasar kita mencoba konsep baru, toh juga cuman tepat depan rumah. Konsepnya kayak pasar pada umumnya, ada pedagang.
Cuman bedanya ini didekorasi sama ada pelaminan, sama ada hiburan musik," urainya.
Faiz menceritakan, terapat acara kirab bagi kedua pengantin setelah melakukan akad menuju ke pasar Ngijon.
Baca juga: Viral, Pendaki Ajak Anaknya Berusia 2 Tahun Taklukkan Gunung Kerinci Dengan Ketinggian 3.805 MDPL
Dalam prosesi kirab tersebut, keluarga turut mengundang paguyuban-paguyuban kesenian.
"Kami mengandeng paguyuban kesenian di sekitar, ya memang tidak semua cuman kita undang untuk ikut meramaikan. Ya kirab sebentar, ya buat hiburan masyarakat," tuturnya.
Sementara itu, menu makanan yang disediakan pun berasal dari para pedagang yang sehari-hari berjualan di Pasar Ngijon.
Sehingga, para pedagang pun turut andil dalam acara pernikahan tersebut.
Baca juga: SOSOK Rudy yang Viral Ajak Balita Naik Gunung Kerinci, Ternyata Sering Muncak Bareng Istri dan Anak
"Memang ada katering untuk beberapa tamu khusus. Tapi untuk makanan yang lain ya pedagang-pedagang di pasar, semua pedagang diikutkan. Terutama yang jualan makanan jadi, seperti kayak cenil, dawet, jenang," ucapnya.
Menurut Faiz, konsep resepsi di pasar juga untuk mengangkat UMKM. Selain itu juga turut mempromosikan Pasar Ngijon.
"UMKM dan promosi pasar itu sendiri. Kan prinsipnya bapak saya. Suatu daerah ekonominya berjalan ketika pasarnya ramai, pasar tradisional maksudnya.
Ya untuk mewujudkan itu salah satunya dengan bikin nikahanya di pasar," ungkapnya.
"Bukan hanya nikahan, pasar itu kan bisa dijadikan alternatif venue event yang mungkin biasanya di tempat A, di tempat B, pasar juga bisa lho, kan tempatnya juga luas. Kalau mau konsumsi juga sudah ada pedagangnya," imbuhnya.
Masyarakat Umum Bisa Hadir
Lebih lanjut, Faiz bercerita sebenarnya terdapat undangan khusus pada acara resepsi pernikahan tersebut.
Tetapi, masyarakat umum bisa ikut hadir meramaikan acara.
"Bapak, atau keluarga itu kan tidak pernah membatasi, monggo yang mau datang. Malah kadang kita nggak tahu ini siapa yang datang," tegasnya.
Resepsi lanjut Faiz digelar dari pukul 10.30 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB.
Hanya saja, tamu yang masih ingin menikmati makanan pasar masih dipersilahkan.
"Ketika acara kami tutup kan masih ada makanan atau jajanan, nah itu monggo mau dibungkus, atau mau dimakan di situ silahkan," ujarnya.
Tantangan Dekorasi
Lebih lanjut, Faiz mengatakan, dekorasi di pasar menjadi tantangan terbesar dalam resepsi pernikahan ini.
Sebab, pasar tentu memiliki layout berbeda dengan gedung.
Terlebih, pengerjaan dekorasi harus menyesuaikan dengan aktivitas para pedagang.
Bahkan, pemasangan lampu pun memakan waktu satu minggu.
"Di pasar kan hari-harinya juga buat jualan, jadi untuk settingnya butuh seminggu, karena kami setting setelah kegiatan pasar selesai tiap harinya," ucapnya.
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya yang viral dan menarik di Google News
Ikuti juga informasi lainnya terupdate Tribu-Medan.com di Facebook, Instagram dan Twitter
Artikel ini telah tayang di Surya.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/VIRAL-Resepsi-Pernikahan-Bertema-Pasar-Tradisional-Tamu-Rebutan-Ambil-Sayur-Pulang-Tenteng-Plastik.jpg)