Breaking News

Berita Viral

Diduga Terlibat Pembunuhan Seorang Perwira Polisi, Kepala Desa ini Pasrah Menyerahkan Diri

Sebelum mengaku atas kasusnya, Praween terlebih dahulu memberikan sebuah surat keterangan.

Tayang:
Editor: Satia
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Ilustrasi Pembunuhan. (Kompas) 

Nong adalah otak utama dari pembunuhan berdarah itu.

Mereka melakukan pembunuhan berencana terhadap Polisi Siwakorn Sai Bua.

Nong atau Thanachai Mamak rupanya juga dituduh menembak dan melukai Letnan Polisi lainnya.

Korban lainnya itu bernama Vasin Phanpi, polisi dari kantor yang sama dengan Siwakorn Sai Bua.

Baca juga: Transformasi Digital Berhasil, Saham BBRI Diproyeksi Terus Naik

Pada kelanjutan tulisannya, Praween menegaskan jika dia sama sekali tidak terlibat dalam aksi pembunuhan itu.

"Saya tidak terlibat menghasut atau mendukung dengan cara apapun agar Nong atau Thanachai Mamak melakukan kejahatan itu.

Lebih lanjut, Praween bersedia bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Apabila petugas penyidik mempunyai surat perintah, Praween masih berdomisili di alamat yang sama," tulisnya.

Baca juga: Vivo V27 5G Dilengkapi Prosesor MediaTek Dimensity 7200, Segini Harganya

Praween akan kerja sama dalam setiap langkah penyidikan.

Surat itu ditandatangani Praween dan pengacaraya.

Sementara itu, Nong Tha Pha, juga dikenal sebagai Thanachai Mamak masih buron hingga kini.

Nong Tha Pha atau Thanachai Mamak adalah pria 45 tahun yang memang memiliki hubungan dekat dengan si kepala desa.

Kejadian terjadi di sebuah pesta yang dihadiri oleh beberapa anggota kepolisian.

Mendadak masuk pria bersenjata yang kemudian menembak dan melukai beberapa polisi.

Hingga menghilangkan nyawa salah seorang polisi berpangkat Letnan.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved