Viral Medsos

Gaya Hidup Mewah Luluk Nuril, Istri Polisi yang Ngamuk ke Siswi Magang, Pergi Liburan Dikawal Patwal

Seleb TikTok sekaligus istri polisi bernama Luluk Nuril belakangan ini menjadi perbincangan hangat usai videonya viral ngamuk ke siswi magang.

Tayang:
Instagram.com/@kabarnegri
Istri polisi bernama Luluk Nuril pergi liburan bersama teman-temannya naik mobil mewah Alphard dan dikawal oleh Patwal. 

TRIBUN-MEDAN.com - Seleb TikTok sekaligus istri polisi bernama Luluk Nuril belakangan ini menjadi perbincangan hangat usai videonya viral ngamuk dan maki-maki siswi magang di pusat perbelanjaan.

Usai videonya itu viral, tak sedikit warganet yang mencari tahu dan mengulik-ngulik kehidupan Luluk Nuril.

Bahkan baru-baru ini, videonya saat pergi liburan naik mobil mewah Alphard sambil dikawal Patwal pun kembali viral di media sosial.

Momen saat Luluk Nuril naik mobil mewah Alphard sambil dikawal Patwal dibagikan oleh akun Instagram @kabarnegri.

"Seorang Istri Anggota Polisi Yang Bertugas di Polres Probolinggo Terlihat Memperlihatkan Keangkuhannya Ketika Sedang di Dalam Mobil Yang di Kawal Mobil Patwal," isi narasi dalamketerangan unggahan itu.

Dalam video tersebut, terlihat istri seorang polisi bersama temannya berdiri di atas sunroof mobil mewah yang mereka naiki.

Mobil mewah itu tampaknya dikawal oleh satu unit mobil Patwal Polri saat berjalan di jalan.

Dalam narasi tertulis dalam video tersebut, mereka mengatakan bahwa orang yang tidak menyukai mereka mungkin akan menganggap mereka berlebihan, norak, atau kampungan.

Mereka menjelaskan bahwa mereka hanya sedang menikmati hidup dan berusaha membuat diri mereka senang.

Mereka menekankan bahwa kesenangan yang mereka cari adalah untuk diri mereka sendiri dan bukan untuk memenuhi keinginan orang lain, dan bahwa orang lain memiliki hak untuk menyukai atau tidak menyukai apa yang mereka lakukan.

"Mereka yang tidak suka melihat kita pasti akan bilang kita lebay, norak dan kampungan. Biasalah! Padahal kita hanya menikmati hidup, berusaha menyenangkan diri sendiri," isi narasi tertulis dalam video itu.

"Kesenangan kita ciptakan untuk diri kita sendiri, bukan untuk menyenangkan orang lain, jadi mau suka atau tidak itu hak kalian," lanjutnya.

Dalam video selanjutnya, istri polisi yang mengenakan baju merah terlihat sedang berjoget bersama teman-temannya .

"Imunitas Squad. Istri polisi, Istri pak lurah, Istri sultan, Istri pengusaha cupang, Istirahat dulu," tulisnya.

Mereka juga menampilkan cuplikan mobil mewah yang mereka tumpangi di jalan, masih dalam pengawalan mobil Patwal.

Kelima perempuan ini kompak mengenakan setelan kerudung berwarna hitam, atasan merah terang, dan rok denim.

Mereka juga menulis bahwa mereka berusaha untuk tetap terlihat seolah-olah mereka adalah pengangguran, meskipun tiba-tiba mereka diawasi oleh mobil Patwal saat pergi bersenang-senang.

Video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @luluk_nuril, yang merupakan istri anggota polisi atau Bhayangkari.

Meskipun video tersebut mungkin tidak lagi tersedia, momen liburan istri polisi yang dikawal oleh mobil Patwal telah menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.

Diberitakan sebelumnya, istri polisi bernama Luluk Nuril ngamuk ke siswi magang di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo.

Tak hanya itu, istri polisi yang juga seleb TikTok itu juga membentak dan memaki-maki siswi magang tersebut.

Bahkan dalam video yang beredar, istri polisi yang diketahui bernama Luluk Sofiatul Jannah mengatai siswi magang itu babu.

Video berdurasi 35 detik hasil rekaman itu diunggah ke akun TikTok pribadinya @luluk.nuril. Namun kini video tersebut sudah dihapus dari akunnya.

Meski demikian, video tersebut diunggah oleh beberapa akun lain hingga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat seorang istri anggota polisi sedang menghadapi seorang siswi magang di pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo.

Wanita tersebut, yang diketahuin bernama Luluk, menuduh siswi magang tersebut kurang sopan dan merasa tidak puas dengan pelayanan kasir magang tersebut.

Luluk juga mengungkapkan kekesalannya karena diduga siswi magang tersebut menganggap Luluk tidak mampu membayar pesanan yang telah dia buat.

“Aku ini loh mau pesan, tidak mungkin aku batalin. Aku lewat, kamunya ngomong nggak dibatalin… nggak dibatalin,” ujarnya.

Dalam video, siswi magang tersebut tampaknya tidak terima dengan perkataan istri polisi itu, meskipun kemudian ia hanya bisa terdiam mendengarkan kata-kata Luluk.

Dilansir dari Tribun Surabaya, Humas SMKN 1 Probolinggo, Juni Hidayati menyatakan bahwa siswi kelas XII ini saat itu sedang menjalani program magang selama enam bulan di pusat perbelanjaan Kota Probolinggo bersama dengan 29 temannya.

"Kebetulan ia ditempatkan magang di pusat perbelanjaan di Kota Probolinggo bersama 29 temannya. Kegiatan magang dimulai Juli. Siswi tersebut magang sebagai pramuniaga," ucapnya, Selasa (5/9/2023).

Program magang ini dimulai pada bulan Juli, dan siswi tersebut ditugaskan sebagai pramuniaga. Juni menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi sekitar seminggu yang lalu.

Pada saat itu, siswi tersebut sedang melayani pelanggan yang membeli perlengkapan anak kecil, dan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) pusat perbelanjaan, dia harus menjelaskan kepada pelanggan, termasuk Luluk, tentang bagaimana barang dapat dibatalkan dan harus langsung dibawa ke kasir.

Hal ini dilakukan untuk mempermudah pembuatan laporan penjualan dan menghindari penempatan barang sembarangan oleh pelanggan.

Siswi tersebut sudah berusaha menjelaskan SOP pembatalan kepada Luluk, tetapi Luluk keliru memahaminya, seolah-olah merasa tersinggung.

"Itu sudah sesuai SOP pusat perbelanjaan tempat dia magang. Namun, rupanya beliau (Luluk) salah tangkap tatkala siswi kami menyampaikan SOP pembatalan. Seolah-olah menyinggung perasaannya pelanggan," jelasnya.

Setelah insiden tersebut, siswi tersebut dan manajemen pusat perbelanjaan telah meminta maaf kepada Luluk.

"Tapi yang jadi masalah kenapa diviralkan di media sosial. Siswi kami dan pihak pusat perbelanjaan sudah minta maaf," lanjutnya.

Setelah video itu viral, sang siswi mengalami trauma selama dua hari, merasa bersalah, malu, dan takut bertemu orang lain.

"Dia juga terus merasa bersalah meski sudah menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP) pusat perbelanjaan tempatnya magang. Selain itu, malu dan takut ketemu orang," ucapnya, Selasa (5/9/2023).

Dalam usaha untuk membantu siswi tersebut, pihak sekolah dan manajemen pusat perbelanjaan telah berupaya agar siswi tersebut bisa melanjutkan program magangnya dengan menempatkannya di bagian back office, bukan lagi sebagai pramuniaga.

"Siswi kami termotivasi. Saat ini, dia sudah mulai tenang. Dia kembali magang sejak Sabtu, kemarin. Instansi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) setempat menangani dan mendampingi siswi kami," katanya.

Siswi tersebut diketahui sosok yang baik dan juga berbakti kepada orang tuanya, sering membantu ibunya dalam berjualan nasi.

Pihak sekolah telah mengambil tindakan hukum dengan mengirim somasi kepada Luluk, yang merupakan anggota Bhayangkari Polres Probolinggo, meminta Luluk untuk mengunggah video permintaan maaf di media sosial.

"Kami melayangkan somasi ke Polres Probolinggo. Sebab, beliau (Luluk) adalah Bhayangkari Polres Probolinggo," katanya, Rabu (5/9/2023).

"Kami tak menuntut banyak. Hanya permintaan maaf yang diunggah di media sosialnya saja. Sampai sekarang belum ada video permintaan maaf itu," sambungnya.

(cr31/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved