Pegawai PT KAI Terduga Teroris

Pegawai BUMN Terduga Teroris di Bekasi Ternyata Sudah Siapkan Diri Serang Mabes TNi dan Mako Brimob

Selama berlatih, DE kerap menggunakan senjata api (senpi) Baikal Makarov buatan Rusia dengan ukuran peluru 9 mm.

Tayang:
Editor: Satia
Ho/ Tribun-Medan.com
Pegawai BUMN Terduga Teroris 

DE diketahui sudah terafiliasi dengan organisasi terorisme sejak sebelum menjadi pegawai PT KAI.

Baca juga: PENGAKUAN Pegawai BUMN Terduga Teroris, Rutin Latihan Menembak di Gunung Geulis

Saat ini, ia terafiliasi organisasi terorisme Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Namun, sebelum bergabung dengan ISIS, DE pernah menjadi pengikut Mujahidin Indonesia Barat (MIB).

Ia bergabung dengan MIB sejak 2010 hingga pimpinan organisasi itu, WM, ditangkap.

Empat tahun setelahnya, DE menyatakan baiat kepada pemimpin ISIS.

Baca juga: Ibu Rosanah Kehilangan Putri Cantiknya Sejak Mei, Curiga Sosok Ini, Lapor Polisi Ungkap Ciri-ciri

Barulah pada 2016, DE lolos menjadi pegawai PT KAI.

“Pertama, dia bergabung dengan MIB di Bandung menjadi jamaah WM yang sudah ditangkap itu."

"Kemudian 2014 dia menyatakan baiat tunduk kepada amir ISIS."

"Kemudian 2016 baru dia terdaftar sebagai karyawan PT KAI,” beber Kombes Aswin Siregar.

Sejak menjadi anggota ISIS, lanjut Aswin, DE aktif melakukan propaganda lewat media sosial.

Baca juga: Shane Lukas Dituntut Bayar Restitusi Rp120 Miliar ke David Ozora dan 5 Tahun Penjara

Ia juga sering mengunggah ajakan atau imbauan melakukan aksi terorisme.

Tak hanya itu, DE juga pernah mengirimkan unggahan poster digital yang berisi teks pembaruan baiat dalam bahasa Arab dan Indonesia kepada pemimpin ISIS.

"DE mengirimkan sebuah postingan Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bentuk bahasa Arab dan bahasa Indonesia kepada pemimpin Islamic State, yaitu Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi," beber Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (14/8/2023).

Selain menyerukan aksi terorisme, DE juga menjadi admin dan membuat beberapa kanal Telegram untuk update teror global.

Baca juga: PSDS Deli Serdang Diragukan di Liga 2 Usai Gagal di Edy Rahmayadi Cup 2023, Susanto Buka Suara

DE, imbuh Ramadhan, juga merupakan seorang penggalang dana.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved