Berita Viral
Malunya Pria Ini Ditangkap Polisi Depan Keluarga Pacar Saat Bahas Pernikahan, Video Mencurinya Viral
Pria ditangkap saat menggelar musyawarah rencana pernikahan. Pria berinsial OS (18) warga Musi Rawas Sumsel ditangkap polisi di hadapan keluarga.
TRIBUN-MEDAN.com - Pria ditangkap saat menggelar musyawarah rencana pernikahan. Pria berinsial OS (18) warga Musi Rawas Sumsel ditangkap polisi di hadapan keluarga.
Nasib apes dialami OS, saat rencana menggelar pernikahan, videonya mencuri viral.
Video OS mencuri terekam CCTV.
Dalam rekaman itu, OS kepergok sedang mencuri di sebuah warung di Kecamatan Muara Beliti pada Rabu (9/8/2023) sekitar pukul 01.56 WIB.
Rekaman menunjukkan OS tengah berusaha membobol warung dengan mencongkel gembok pintu.
Setelah aksinya viral di media sosial tersebut, anggota Opsnal Polsek Muara Beliti langsung bergerak cepat melakukan upaya penyelidikan.
Hingga akhirnya, pada Kamis (10/8/2023) sekitar pukul 21.45 Wib, tersangka berhasil diamankan.
Tersangkanya adalah OS (18) warga Desa Ngestiboga I Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Mura dan bertempat tinggal di Kelurahan Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.
Tersangka dibekuk di rumah pasangannya.
Baca juga: Curiga Suami Berselingkuh, Istri Kunci Suami di Kamar Lalu Dibakar Hidup-Hidup, Tewas Mengenaskan
Baca juga: VIRAL Video Presiden Partai Buruh Said Iqbal Disebut Pesta BBQ Saat Demo Omnibus Law, Ini Faktanya
Baca juga: Sosok Kasat Lantas AKBP Amin Toha yang Dihujat Netizen Gegara Gagal Uji Coba Trek Baru Ujian SIM C
Saat itu ia tengah musyawarah untuk menikah dengan gadis pujaannya di Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau.
Kapolres Mura, AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kapolsek Muara Beliti, AKP Elan Maruli Sitompul membenarkan penangkapan tersangka pembobol warung di Muara Beliti yang viral, usai aksinya terekam CCTV.
"Pelaku sudah berhasil kami amankan," kata Kapolsek, saat dikonfirmasi Sripoku.com, Jumat (11/8/2023).
Dari hasil penyidikan lanjut Kapolsek, diketahui tersangka adalah seorang residivis, sekaligus spesialis bongkar rumah dan warung yang meresahkan warga.
"Tersangka dibekuk dirumah pasangannya, saat hendak musyawarah, tersangka ini akan menikah dengan gadis pujaannya di Kota Lubuklinggau," ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, saat ini tersangka masih dilakukan penyidikan lebih lanjut, untuk mengetahui sejauh mana yang bersangkutan terlibat dalam perkara 363 di wilayah Polres Musi Rawas maupun Polres.
Baca juga: VIRAL Kasat Lantas AKBP Amin Toha Gagal Saat Coba Trek Baru Ujian SIM C: Namanya Juga Sirkuit Baru
Baca juga: Kebakaran Besar Landa Warung Soto Seger Bu Sri: 105 Motor Hangus Terbakar, Juru Parkir Diperiksa
NASIB Remaja yang Nekat Mencuri Uang Rp500 Ribuan di Kantor Polisi, Kini Kerja Jadi Marbot Masjid
Seorang remaja tertangkap basah mencuri di kantor polisi.
Aksi pencurian uang itu terekam dalam CCTV.
Bagaimana nasib remaja itu kini?
Damai dengan korbannya, M Endang Saputra (16) remaja mencuri di kantor polisi dapat kerja jadi marbot di masjid.
Pekerjaan ini diberikan langsung oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib.
Aksi Endang mencuri di kantor polisi ini terekam CCTV.
Dia mengambil uang Rp 545 ribu milik tiga orang siswa SEBA yang sedang magang di Polrestabes Palembang, Sabtu (18/6/2022).
Uang disimpan di saku celana yang diletakkan di dalam gudang Masjid Polrestabes Palembang.
Sempat diamankan Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang, terungkap alasan Endang nekat mencuri di kantor polisi untuk membayar kontrakan orangtua angkatnya yang sudah menunggak dua bulan.
Kisah pencurian di kantor polisi ini menyita perhatian Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib untuk menemui ketiga siswa SEBA dan Endang bersama ibu angkatnya.
Sebelumnya perkara ini telah diselesaikan secara Restorative Justice di hadapan penyidik Pidum.
"Setelah saya mendengar alasan dari yang bersangkutan nekat mengambil uang milik siswa SEBA ternyata alasannya untuk membayar tunggakan biaya kontrakan rumah ibu angkatnya, " kata Ngajib, Rabu (22/6/2022).
Melihat kondisi ekonomi Endang dan Musnah (54) ibu angkatnya yang kesulitan, Ngajib pun akan memberikannya pekerjaan menjadi marbot Masjid Sjamsul Bahri Oemar yang berlokasi di Polrestabes Palembang.
"Dari yang saya dengar Endang ini pandai mengaji dan sering beraktvitas di masjid makanya saya angkat jadi Marbot di Masjid Polrestabes Palembang, " ungkapnya.
Selain itu Ngajib juga siap menanggung biaya kontrakan Musnah yang tinggal bersama Endang dan kedua anaknya selama satu tahun. Satu bulan biaya kontrakan sebesar Rp 750 ribu.
"Saya juga berikan bantuan untuk menanggung biaya kontrakan selama satu tahun, " katanya.
"Korbannya yakni siswa SEBA juga sudah mengikhlaskan dan memaafkan yang bersangkutan , " katanya.
Momen mengharukan terlihat ketika keduanya berpelukan dengan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhammad Ngajib seraya mengucapkan terima kasih.
Sementara Endang mengungkapkan terimakasih atas pemberian maaf dan membantu meringankan beban ibu angkatnya.
"Semoga bapak Kapolrestabes selalu dalam lindungan Allah SWT, " katanya.
Musnah, ibu angkat Endang mengatakan jika Endang sudah tinggal bersamanya sejak tahun 2013 lalu.
Endang menjadi seorang yatim piatu sejak masih usia belia usai kedua orangtuanya meninggal dunia.
"Semenjak orangtuanya meninggal dia tinggal sama neneknya.
Kebetulan almarhumah ibunya Endang semasa hidup kenal dekat sama saya.
Lalu sejak neneknya juga meninggal tahun 2013 dia saya ajak ke rumah dan tinggal sama saya, " katanya.
Musnah sehari-hari berjualan cabai di Pasar Induk Jakabaring.
Endang juga berteman akrab dengan salah satu anaknya yang bernama Erwin yang masih sebaya dengan Endang.
"Dia akrab sama anak saya yang kecil, jadi dia sudah dianggap seperti anak saya sendiri, " ujarnya.
(*/tribun-medan)
Update berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pria-ditangkap-saat-menggelar-musyawarah-rencana-pernikahan.jpg)