Breaking News

Viral Medsos

Viral Nakes Karaoke di Puskesmas hingga Ganggu Kenyamanan Pasien, Kadinkes Angkat Bicara

Viral di media sosial sebuah video seorang warga keluhkan aktivitas karaoke pada malam hari di salah satu Puksesmas.

Tayang:
Kolase Tribun Medan
Viral warga keluhkan aktivitas karaoke pada malam hari di salah satu Puksesmas di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Viral di media sosial sebuah video seorang warga keluhkan aktivitas karaoke pada malam hari di salah satu Puksesmas di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Warga tersebut mengeluhkan suara musik dari lantai dua puskesmas yang diduga sebagai suara karaoke para nakes.

Suara musik karaoke tersebut terdengar keras hingga ke lantai satu sehingga menyebabkan pasien dan warga terganggu.

Video keluhan warga itu diunggah oleh akun Instagram @sintang.informasi.

“Sebuah Puskesmas di Kabupaten Sintang bikin emosi warga sekitar dan keluarga pasien," isi narasi dalam video tersebut.

“Gimana sih caranya buka room karaoke di Puskesmas gini? Gak bahaya ta?" tulis @sintang.informasi pada keterangan unggahannya.

Dalam video tersebut, terdengar perekam video mengeluhkan suara musik dan karaoke dari lantai dua.

Sementara perekam video dan beberapa pasien serta keluaraga berada di lantai satu puskesmas tersebut.

Meski karaoke tersebut dilakukan di lantai dua, suara musiknya terdengar jelas hingga ke lantai satu puskesmas.

"Nah ini min, ini rumah sakit (Puskesmas-red) banyak pasien, mereka di atas hura-hura jak min," ucap perekam.

Perekam menyebut bahwa orang-orang yang terlibat dalam aktivitas karaoke tersbeut tak memikirkan pasien yang berada di lantai satu.

"Dah kayak tempat hiburan jak rumah sakit ini, min. Karaoke-karaoke jak di atas, memikirkan pasien di bawah nih," keluh perekam video.

Sontak video viral itu ramai dikomentari oleh warganet. Tak sedikit dari mereka yang menyayangkan kejadian tersebut.

Menanggapi video viral itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Edy Harmaini pun buka suara.

ilansir dari Tribun Pontianak, Edy Harmaini mengatakan bahwa kejadian itu terjadi di Puskemas Ketungau Hilir.

Akan tetapi menurutnya, tidak ada warga yang merasa terganggu oleh bunyi musik.

"Sebenarnya ndak ada masyarakat terganggu karena sekitarnya rumah dokter, nakes. Kebetulan jendela dibuka maka kedengaran suara sampai ke bawah. Kalau ndak (jendela kaca dibuka) ya ndak dengar," tutur Edy.

Edy menyampaikan bahwa suara musik karaoke yang berasal dari lantai dua Puskemas Ketungau Hilir hanyalah sebagai hiburan ringan saat istirahat setelah para petugas kesehatan berkumpul untuk membahas hasil lokakarya mini lintas sektoral yang diadakan selama dua hari sejak Senin dan Selasa.

"Kemarin pagi ada lokakarya mini lintas sektoral terkait pengenalan puskemas penguatan program. Semua stakeholder hadir. Ada Camat, kades nakes, dan lainnya. Saya yang buka acaranya. Kan sampai sore, saya pulang. Malamnya ada ramah tamah nakes bahas program usulan dari lokmin," ujar Edy.

Pada malam harinya, acara dilanjutkan dengan kegiatan ramah tamah sekaligus perkenalan para petugas kesehatan yang bertugas di Pustu hingga Polindes di wilayah Ketungau Hilir.

"Acara lokmin memang di Puskemas. Pakai lantai dua. Biasalah acara ramah tamah mengenalkan nakes yang baru. Kalau ada hiburan sampai keluar itu sekadar intermezo (selingan) lah. Tidak berniat mengganggu tapi pelayanan di bawah tetap jalan," ungkap Edy.

(cr31/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved