Proyek Anies Baswedan Jadi Beban! Sekda DKI Joko Agus Kuliti Habis Bobroknya JIS hingga TIM
Inilah deretan bobroknya proyek pada era Gubernur Anies Baswedan mulai dari Jakarta International Stadium hingga TIM yang disebut jadi beban BUMD
Lantaran milik Jakpro, maka biaya pemeliharaan hingga penyusutan aset seluruhnya akan ditanggung oleh Jakpro.
“Sehingga ini akan menjadi beban yang sangat tinggi,” tuturnya.
Di sisi lain, Jakpro hingga kini belum dapat mengoptimalkan pemanfaatan komersial dari JIS dan TIM.
Parahnya lagi, JIS sampai saat ini juga belum pernah digunakan untuk menggelar satu pun pertandingan resmi.
“Karena ini tidak dioperasionalkan dan dimanfaatkan secara maksimal, akhirnya menjadi beban korporasi dan menjadi tidak untung alias rugi,” kata Joko Agus.
Oleh karena itu, Pemprov DKI saat ini harus banting tulang membantu Jakpro mengurus JIS dan TIM.
Baca juga: Akhirnya Anies Tanggapi JIS Tak Sesuai Standar FIFA : Yang Penting Atapnya Bisa Ditutup
Baca juga: Jawaban Anies Baswedan karena Menuai Cibiran, JIS Disebut tak Sesuai Standar FIFA
Khusus untuk JIS, Pemprov DKI terus berupaya menyempurnakan sejumlah sarana dan prasarana supaya stadion megah yang kerap dibanggakan Anies Baswedan itu bisa sesuai standar FIFA.
Salah satu fokus utamanya ialah dengan menambah akses keluar masuk JIS hingga memperluas lahan parkir.
“Kami saat ini sedang mengupayakan ini supaya bisa maksimal di dalam komersialnya,” tuturnya.
Bahkan ia juga mengatakan bahwa kedua proyek besar Anies Baswedan itu kini justru menjadi beban berat.
Pasalnya, Jakpro diberi penugasan oleh Anies yang kala itu berkuasa tak hanya membangun JIS dan TIM, tapi juga mengelolanya.
Untuk tahu saja, Anies menyerahkan pengelolaan TIM kepada Jakpro selama 30 tahun pascarevitalisasi.
“Penugasan yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta itu memberikan PMD (penyertaan modal daerah) dan kemudian akhirnya aset dan sebagainya itu menjadi miliknya BUMD,” ucap Joko dalam rapat kerja bersama DPRD DKI pada Kamis (3/8/2023) malam.
“Karena milik BUMD, sehingga ini membebani biaya pemeliharaan, kemudian biaya penyusutan,” sambungnya.
Di sisi lain, Jakpro hingga saat ini belum bisa mengoptimalkan penggunaan komersial TIM dan JIS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kedua-proyek-besar-era-Gubernur-Anies-Baswedan-yakni.jpg)