Berita Medan
Polisi Sebut Sudah Kantongi Ciri-ciri Pria Misterius Pembunuh Yosua Samosir, Pelaku Masih Diburu
Kasus tewasnya pemilik warung kopi bernama Yosua Samosir belum juga terungkap.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kasus tewasnya pemilik warung kopi bernama Yosua Samosir belum juga terungkap.
Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa petugas telah memeriksa sejumlah saksi.
Baca juga: Pembunuhan Yosua Samosir, Kosek I/Medan Bantah Anggota TNI AU Terlibat, Polisi Sita CCTV
Dari hasil keterangan yang didapat, petugas telah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penusukan terhadap korban.
"Kita telah memeriksa lebih dari sembilan orang saksi. Ciri-cirinya sudah diketahui sesuai keterangan yang kita dapat," kata Fathir kepada Tribun Medan, Kamis (27/7/2023).
Dikatakannya, petugas juga telah melakukan sketsa wajah terhadap terduga pelaku pembunuhan tersebut.
Baca juga: Klarifikasi TNI AU Soal Tudingan Pelaku Pembunuhan Yosua Samosir Tinggal di Asrama Kosek I Medan
"Untuk sketsa wajah sudah kita lakukan, sesuai ciri-ciri yang disebutkan oleh saksi," sebutnya.
Lebih lanjut, Fathir menyampaikan, saat ini petugas telah mencurigai beberapa orang dan sedang didalami, serta melakukan pengejaran.
"Memang ada beberapa orang yang kita curigai. Kita masih melakukan pengejaran terhadap terduga ini," ungkapnya.
Baca juga: Yosua Samosir Pemilik Warkop Tewas Ditikam Pria Cepak Berbadan Tegap Dekat Markas TNI AU Soewondo
Sebelumnya, Yosua Samosir tewas bersimbah darah di depan warungnya di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Medan Polonia, dekat Markas TNI AU Lanud, pada Minggu (23/7/2023) dinihari.
Menurut keterangan para saksi, korban ditikam oleh seorang pria yang mengaku tinggal di Mess Kosek I/Medan TNI AU.
Selain menikam korban, pelaku juga diduga sempat menculik dan menganiaya seorang remaja yang disanderanya di dalam mobil.
Informasi yang diperoleh oleh Tribun Medan, awalnya remaja tersebut ditangkap oleh pria misterius itu di kawasan Jalan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia.
Baca juga: Kronologi Pembunuhan Yosua Samosir oleh Pria Cepak Bersangkur, Pelaku Ngaku Tinggal di Asrama TNI AU
Awalnya, remaja tersebut sedang menonton balap liar dan tiba-tiba dipaksa masuk oleh pelaku ke dalam mobilnya.
Waktu itu, remaja ini sempat dianiaya oleh pelaku dan dibawa pergi ke dekat warung kopi korban.
Setibanya di sana, pelaku menemui empat orang remaja yang mengendarai dua sepeda motor dan terlibat percekcokan.
Karena di dekat warung korban, Yosua pun menghampiri mereka.
Baca juga: Yosua Samosir Tewas Ditikam saat Lerai Perkelahian, Pelaku Sempat Sandera Remaja di Mobilnya
Saat itu, ia melihat remaja yang kebetulan dia kenal berada di dalam mobil dalam keadaan bonyok.
Lantaran merasa kenal, ia pun meminta kepada pelaku agar melepaskan remaja itu.
Karena pelaku tidak mau, akhirnya terjadi keributan hingga penikaman di leher korban menggunakan sangkur atau bayonet.
Korban yang terkapar akibat luka tusukan yang tembus, langsung dilarikan ke rumah sakit.
Setelah beberapa saat dirawat pelaku pun meninggal dunia.
(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kompol-T-Fathir-M.jpg)