Breaking News

Pencurian

Polisi Kantongi Identitas Perampok Mama Muda di Binjai, Polisi Kini Buru Pelaku

Polisi menjelaskan, perampokan yang dialami mama muda berinisial CH, di Kompleks Brahrang Asri, Kota Binjai terjadi pada Selasa 4 Juli lalu.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
Instagram.com/@tkpmedan.
Viral seorang pria membobol rumah warga seorang diri di Brahrang, Binjai Barat, Binjai, Sumatera Utara, Rabu (5/7/2023) sekitar pukul 16.00 WIB. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Direktorat reserse kriminal umum Polda Sumut menyatakan telah mengantongi identitas pria yang merampok mama muda berinisial CH, warga Kompleks Brahrang Asri, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Sumaryono mengatakan, pihaknya sedang memburu pelaku.

Namun demikian Polisi belum bisa membeberkan identitas pelaku karena dikhawatirkan melarikan diri.

"identitas pelaku sudah dikantongi. Tinggal proses pengejaran,"kata Kombes Sumaryono, Kamis (6/7/2023).

Polisi menjelaskan, perampokan yang dialami mama muda berinisial CH, di Kompleks Brahrang Asri, Kota Binjai terjadi pada Selasa 4 Juli lalu, sekira pukul 16:00 WIB.

Saat itu korban baru pulang dan hendak masuk ke dalam rumah. Tiba-tiba, pelaku datang dari belakang, mendekati dan langsung mengancamnya.

Korban diancam akan dibunuh jika berteriak sehingga pelaku terus melancarkan perampokan.

Disini pelaku memaksa korban agar memberikannya uang tunai.

Namun karena korban tidak memiliki uang tunai, pelaku malah memaksa korban mentransfer uang ke rekening yang disebutnya.

Alhasil, korban pun menuruti kemauan perampok dan akhirnya mengirim uang dari aplikasi mobile banking yang ada di handphonenya sebesar Rp 5 juta karena ketakutan.

"korban tidak ada uang kontan lalu pelaku memaksa untuk mentransfer uang Rp 5 juta ke nomor rekening yang disebutkan oleh pelaku,"ungkapnya.

Belum puas sampai disini, pelaku juga meminta handphone jenis iPhone 14 Pro Max milik korban yang dipakai untuk mengirim uang tadi.

Handphone itu dirampas lalu dia pergi meninggalkan korban yang sedang bersama anaknya.

Korban dan anaknya yang masih balita dikunci dari luar rumah. Sementara pelaku keluar melalui pintu depan.

Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 25 juta. Saat ini polisi masih memburu pelaku.

Polisi menyatakan korban tidak mengalami kekerasan seksual, tetapi mengalami kerugian materi dan traumatis.

"Rudapaksa tidak ada,"ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang ibu rumah tangga berinisial CH, menjadi korban perampokan di kompleks Brahrang Asri, Kota Binjai. Korban kehilangan uang Rp 5 juta dan handphone miliknya.

Dari rekaman CCTV yang dilihat, pelaku seorang pria, sendirian dengan ciri mengenakan topi, kaus dan celana pendek.

Sementara korban terlihat mengenakan kaus putih dan celana pendek bersama anaknya.

Terlihat pelaku terus mendekati korban yang terlihat menggenggam plastik berwarna kuning.

Karena terus didekati, lalu korban menggendong anaknya yang masih balita dan kemudian mereka bergeser ke samping tangga.

Terdengar suara korban meminta pelaku menunggu sebentar.

"Sebentar bang,"ucap korban.

Selang beberapa waktu kemudian pelaku keluar dari samping tangga disusul korban menggendong anaknya dan membawa tas hitam.

Disini terlihat pelaku memegang sebuah handphone diduga milik korban.

Sebelum pelaku meninggalkan lokasi, korban sempat menanyakan handphonenya. Namun disini pelaku diduga memaksa korban naik ke lantai atas dan dia pergi.

"Handphonenya cemana bang ?"tanya korban.


(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved