Viral Medsos
Polisi Dalami Motif Pembunuhan Pasutri Pengusaha Kolam Renang Tirta Mutiara Ngantru Tulungagung
Pasangan suami istri (pasutri) pengusaha kolam renang Tirta Mutiara Ngantru, Tulungagung, ditemukan tewas di ruang karaoke pribadi mereka.
Sebelumnya, NB yang baru datang sempat mencari ayah dan ibunya di sekitar rumah.
Selain itu NB sempat menghubungi orangtuanya melalui ponsel, namun tak kunjung diangkat.
Ketika NB membuka pintu ruang karaoke pribadi yang letaknya terpisah dengan bangunan utama, ia melihat kedua orangtuanya tergeletak di lantai dengan kondisi mengenaskan.
Polisi pun melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian kedua korban.
"Untuk secara pasti, kami sampikan nanti. Saat ini anggota masih bekerja keras, dan semoga segera terungkap," terang Eko Hartanto.
Selain itu polisi juga telah memeriksa dua saksi dan salah satunya adalah anak korban.
Selain itu petugas mengamankan barang bukti sebanyak 18 kantong dari tempat kejadian perkara.
Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto tampak datang langsung ke lokasi kejadian.
Eko mengatakan, anggotanya masih melakukan upaya pengungkapan kasus tersebut.
”Kita kerahkan upaya untuk mengungkap kematian pasutri itu. Sementara kami masih belum bisa memberikan keterangan lebih, tetapi kami membenarkan kasus ini ada dugaan motifnya. Kedua korban meninggal dengan bekas tindakan kekerasan pada bagian tubuhnya. Ada bekas jerat di bagian leher dan kedua tangan yang terikat “, kata dia Kamis (29/6/2023).
Keterangan Tetangga Korban
Tetangga sekaligus teman Suharno, Subandri (55), mengatakan korban sempat memesan kambing untuk kurban.
Kambing itu diantarkan penjualnya pada Kamis pagi.
Penjual kambing itu sempat memanggil-manggil Suharno, namun tidak ada jawaban.
“Dia cukup lama di sini, tapi karena tidak bertemu Suharno dia pulang. Kambingnya dibawa lagi,” ungkap Subandri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kasus-pembunuhan-pasangan-suami-istri-pengusaha-kolam-renang-di-Tulungagung.jpg)