Viral Medsos
Tusuk Ayahnya 5 Kali Pakai Sangkur hingga Tewas Bersimbah Darah, Prada DR Dipecat TNI dan Dipenjara
Prada DR resmi dipecat karena telah membunuh ayahnya sendiri, pedagang sate di Bekasi berinisial WCP (48), dan desersi.
Penulis: AbdiTumanggor | Editor: AbdiTumanggor
---
Prada DR ditangkap oleh pihak TNI bersama Polres Metro Bekasi Kota tak lama setelah pembunuhan WCP terjadi.
---
"Penanganan ini juga dilakukan secara gabungan antara Denpom Jaya 2 Cijantung dan Polres Metro Bekasi Kota," tutur Irsyad.
Sebelumnya, Kapolres Metro Bekasi Kombes Dani Hamdani mengungkapkan, ada tiga orang saksi yang diamankan usai WCP ditusuk di warung sate miliknya, Jalan Pejuang, Medan Satria, Kota Bekasi, Kamis.
Dari tiga orang yang diamankan, satu di antaranya adalah terduga kuat pelaku.
"Iya, termasuk terduga pelaku," ungkap Dani di Mapolsek Medan Satria, Kamis malam.
Tiga saksi itu masih memiliki hubungan darah dengan korban.
Polres Bekasi Kota pun hingga kini masih terus mendalami dan memeriksa saksi-saksi tersebut secara intensif.
--
"Jasad korban WCP sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diotopsi."
--
Sementara itu, jasad korban sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramatjati untuk diotopsi.
Dani mengungkapkan, pihaknya turut mengamankan barang bukti pisau sangkur yang digunakan oleh pelaku untuk menusuk korban.
Sementara itu, salah satu warga bernama Nurmuji (58) mengatakan, luka korban yang paling mencolok terlihat di bagian dada.
"Ditemukan luka di tangan dan dadanya. Luka sobek dan tusuk," kata Nurmuji.
Berdasarkan penuturan Nurmuji, korban ditemukan tergeletak di salah satu ruangan di warungnya.
"Itu (korban) pemilik warung ini. Ditemukan di ruangan," tutur Nurmuji.
(*/tribun-medan.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pembunuhan-pedagang-sate-di-bekasi.jpg)