Tentara Bayaran Rusia Memberontak

REAKSI Putin Terhadap Bos Tentara Bayaran Grup Wagner: Seperti Menikam Punggung Kami dari Belakang

Putin mengatakan, tindakan yang dilakukan Yevgeny Prigozhin merupakan metode pemerasan dengan cara-cara teroris.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: AbdiTumanggor
twitter
Presiden Putin bersama jenderalnya 

Salah satu kota di wilayah ini, Bakhmut, telah menjadi pusat pertempuran paling sengit antara Wagner dan pihak Ukraina selama berbulan-bulan.

 Hubungan antara Rusia dan grup tentara bayaran Wagner semakin panas, dan terancam bakal adanya perang saudara di negara itu.

Otoritas Rusia menuduh pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin berusaha melakukan kudeta dengan memulai konflik sipil. Mereka pun meminta agar Prigozhin segera ditangkap.

Dikutip dari The Guardian, Sabtu (24/6/2023), berdasarkan penyelidikan Dinas Keamanan Rusia (FSB), Prigozhin telah melakukan seruan untuk melakukan pemberontakan bersenjata.

Hal tersebut terjadi setelah sosok yang sempat disebut orang dekat Presiden Rusia, Vladimir Putin itu menuduh Moskow menyerang pasukannya dengan rudal mematikan. Ia pun bersumpah akan membalasa serangan tersebut.

Prigozhin pun berusaha mendesak Rusia untuk bergabung dengan pasukannya dan menghukum kepemimpinan militer Moskow.

Hal itu pun disebut sebagai tantangan paling berani terhadap Putin sejak dimulainya serangan di Ukraina tahun lalu.

“Pernyataan dan aksi Prigozhin faktanya adalah seruan untuk memulai konflik bersenjata sipil di wilayah Federasi Rusia,” bunyi pernyataan FSB.

“Itu juga merupakan tusukan ke punggung bagi tentara Rusia yang tengah melawan pasukan pro-fasis Ukraina,” tambahnya.

FSB pun menyerukan agar pejuang Wagner untuk mengambil tindakan untuk menahan dirinya.

Pihak Kremlin mengatakan Putin telah menginformasikan klaim Prigozhin dan perlunya mengambil langkah untuk meredamnya.

Prigozhin lewat media sosial Telegram, telah mengeklaim pasukannya menembak jatuh helikopter Rusia.

Ia menyebut helikopter itu telah melepas tembakan kea rah konvoi warga sipil.

Namun, ia tak memberikan detail di mana dan kapan insiden tersebut telah terjatuh.

Prigozhin mengatakan pasukannya telah masuk Rusia dari wilayah Rostov.

Baca juga: Rusia di Ambang Perang Saudara, Tentara Bayaran Grup Wagner Memberontak, Putin Perketat Keamanan

(*/tribun-medan.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved