Anak Perwira Polisi Aniaya Mahasiswa

Sering Pamer Naik Moge, Ternyata Harley Davidson Achiruddin Hasibuan Bodong

KPK menyatakan motor Harley Davidson yang sering dipamerkan Achiruddin Hasibuan ternyata bodong alias palsu.

Kolase Tribun Medan/HO
Harley Davidson Achiruddin Hasibuan bodong 

TRIBUN-MEDAN.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) ternyata ikut serta menyelidiki kasus Achiruddin Hasibuan.

Hasilnya, KPK menyatakan motor Harley Davidson yang sering dipamerkan Achiruddin Hasibuan ternyata bodong alias palsu.

Diketahui, Harley Davidson yang sering dipamerkan Achiruddin Hasibuan bernomor polisi B 6168 HSB.

Deputi Pencegahan dan Monitong KPK, Pahala Nainggolan sebelumnya meminta nomor polisi Harley Davidson yang digunakan perwira menengah tersebut.

Selang beberapa waktu kemudian, ia menyatakan bahwa pelat itu bodong.

AKBP Achiruddin Hasibuan yang suka pamer Harley Davidson
AKBP Achiruddin Hasibuan yang suka pamer Harley Davidson (HO)

"Bodong," kata Pahala saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/4/2023).

Harta kekayaan AKBP Achiruddin menjadi sorotan setelah video yang merekam aksi penganiayaan anaknya, Aditya Hasibuan terhadap seorang mahasiswa viral di media sosial.

AKBP Achiruddin juga terekam berada di lokasi. Namun, ia hanya membiarkan aksi brutal anaknya.

Publik kemudian menyoroti harta kekayaan AKBP Achiruddin. Ia kerap memamerkan motor Harley Davidson hingga mobil Rubicon di media sosial Instagram.

Namun, kendaraan bernilai miliaran rupiah itu tidak tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) miliknya yang hanya berjumlah Rp 467 juta.

Terkait hal ini, KPK menyatakan bakal mengklarifikasi LHKPN AKBP Achiruddin. Pahala menyatakan pihaknya telah membentuk tim dan menerbitkan surat klarifikasi.

Namun, saat ini pihaknya belum menentukan jadwal klarifikasi karena masih mengumpulkan data.

"Sedang pengumpulan data,” ujar Pahala.

Sementara itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebut, AKBP Achiruddin terindikasi melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Nilai mutasi rekening AKBP Achiruddin dan anaknya disebut sangat signifikan dan tidak sesuai dengan profilnya. Sumbernya, diduga dari perbuatan menyimpang.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved