Berita Viral

Beredar Kabar Indonesia Bakal Alami Suhu Panas hingga 50 Derajat Celcius, Ini Penjelasan BMKG

Beredar kabar bahwa Indonesia bakal mengalami suhu panas ekstrem mencapai 50 derajat celcius. 

Tayang:
HO
Beredar kabar bahwa Indonesia bakal mengalami suhu panas ekstrem mencapai 50 derajat celcius.  

"Dengan perbedaan karakteristik dinamika atmosfer tersebut, maka dapat dikatakan bahwa di wilayah Indonesia tidak terjadi fenomena yang dikenal dengan gelombang panas atau Heatwave," jelas Alberth.

Penyebab cuaca panas di Indonesia Ia mengatakan, yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan kondisi suhu panas harian yang umumnya disebabkan oleh kondisi cuaca cerah pada siang hari serta relatif signifikan pada saat posisi semu Matahari berada di sekitar ekuatorial.

Hal tersebut, menurut dia, juga berlaku untuk negara Singapura maupun Malaysia, di mana kedua negara ini juga tidak akan mengalami gelombang panas.

"Karena letak keduanya (Malaysia dan Singapura) yang dekat dengan Indonesia dan juga berada di sekitar ekuator," ungkapnya.

Kota Medan Capai 36,5 Derajat

Kondisi udara di Kota Medan beberapa hari terakhir terasa panas menyengat.

Akibat udara panas menyengat di Kota Medan ini, masyarakat yang berada di dalam rumah pun bahkan keringatan terus menerus.

Menurut keterangan BMKG Wilayah I Medan, kondisi panas menyengat ini tidak hanya teradi di Kota Medan saja.

Kondisi udara panas menyengat juga terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Defri Mandoza mengatakan, selama beberapa hari ini suhu di Kota Medan berkisar 34 hingga 36,5 Celsius.

Suhu ini berlangsung sejak awal bulan April hingga sekarang.

Penyebab panas menyengat disebabkan posisi semu matahari yang berada di sekitar dekat ekuator, dalam pergerakannya ke utara hingga Juni nanti.

Kemudian, ditambah cuaca selama bulan April berawan pagi, hingga siang. Hal inilah yang membuat awan yang menutupi sinar matahari berkurang.

"Kondisi ini dapat memicu Suhu yang cukup panas di wilayah Sumatera Utara pada siang hingga sore hari," kata Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Defri Mandoza, Sabtu (15/4/2023).

Cuaca panas menyengat ini diperkirakan berlangsung sampai bulan Juni mendatang.

Namun, kondisi isi masuk dalam kategori normal terutama di dalam masa musim transisi ke musim kemarau.

"Kondisi ini dapat memicu Suhu yang cukup panas di wilayah Sumatera Utara pada siang hingga sore hari," ucapnya.

(*)

Sebagian berita sudah tayang di kompas.com

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved