Mafia Judi dan Narkoba

Foto Wali Kota Binjai Santai Satu Meja dengan Mafia Judi dan Narkoba, Amir Hamzah: Udah, Ini Puasa

Foto Wali Kota Binjai, Amir Hamzah bersama mafia judi dan narkoba viral di media sosial setelah penggerebekan barak narkoba Tanjung Pamah

Tayang:
Editor: Array A Argus
Istimewa
Beni (lingkar merah) diamankan polisi di barak narkoba Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (10/4/2023), duduk bersama Wali Kota Binjai, Amir Hamzah.  

TRIBUN-MEDAN.COM,BINJAI- Foto Wali Kota Binjai, Amir Hamzah tengah duduk bersama mafia judi dan narkoba viral di media sosial setelah Polrestabes Medan menggerebek barak narkoba milik Samsul Tarigan.

Adapun foto yang viral itu menunjukkan keberadaan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah satu meja dengan Benny Tihari alias Beni, mafia judi penyandang dana barak narkoba di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Selain Benny Tiohari, di foto itu juga terlihat pria plontos bertubuh gempal yang tak lain merupakan Samsul Tarigan, bos Diskotek Key Garden.

Baca juga: Polda Sumut Kalah Dalam Sidang Prapid di PN Medan, Samsul Tarigan Tak Lagi DPO dan Tersangka

Saat dimintai komentarnya mengenai foto tersebut, Amir Hamzah enggan berkomentar banyak. 

"Udah lah itu, udah, nanti lain yang disampaikan, lain yang diartikan," kata Amir Hamzah, Selasa (11/4/2023).

Dia tidak mau berkomentar lebih lanjut, karena alasan takut keterangannya dipolitisir.

"Bulan puasa ini," kata Amir saat ditemui di Masjid Agung Kota Binjai.

Baca juga: HEBAT KALI, Samsul Tarigan, DPO Polda Sumut Bisa Foto-foto dengan Anggota DPR RI Tanpa Ditangkap

Usai memberi komentar singkat itu, Amir Hamzah kemudian bergegas menaiki mobil dinasnya, dan langsung meninggalkan wartawan. 

Belum tahu apa alasan pasti Amir Hamzah enggan berkomentar banyak soal sosok Samsul Tarigan dan Benny Tiohari itu. 

Samsul Tarigan kabarnya masuk DPO

Samsul Tarigan, Ketua Satgas OKP di Sumut kabarnya kembali masuk sebagai daftar pencarian orang (DPO) Polrestabes Medan.

Kali ini, Samsul Tarigan diisukan DPO dalam kasus perjudian dan narkoba yang ada di Dusun Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Dalam penggerebekan barak narkoba dan judi pada Senin (10/4/2023) sore kemarin, Samsul Tarigan disebut lolos dari penangkapan.

Padahal, polisi sudah meletuskan senjata berkali-kali di lokasi penggerebekan, sembari teriak "TANGKAP SAMSUL".

Baca juga: Beni, Mafia Judi Orang Dekat Samsul Tarigan Resmi Jadi Tersangka

Baca juga: Juli dan Ateng, Orang Dekat Samsul Tarigan Kabarnya Ikut Ditangkap Polrestabes Medan

Meski Samsul Tarigan lolos dari penyergapan, tapi polisi berhasil menangkap Benny Tiohari alias Beni.

Beni adalah mafia judi yang juga dikenal sebagai penyandang dana lokasi barak narkoba dan judi yang ada di dekat Diskotek Key Garden, milik Samsul Tarigan

Beni merupakan 'orang dekat' Samsul Tarigan, yang kerap berkomunikasi dengan Juli, adik perempuan Samsul Tarigan.

Dalam penangkapan kemarin, Juli juga ditangkap tapi belum dijadikan tersangka oleh Polrestabes Medan.

Baca juga: Polisi Letuskan Senjata Kejar Samsul Tarigan, Mobil TNI Datangi Polrestabes Medan

Selain menangkap Juli, Polrestabes Medan juga menangkap Edison Tarigan, paman dari Samsul Tarigan.

Selain itu, ditangkap juga Ateng, Sekjen Satgas OKP, anak buah Samsul Tarigan.

Dari nama-nama tersebut, belum ada yang jadi tersangka, termasuk paman dari Samsul Tarigan yang selama ini santer dikabarkan turut berperan mengelola Diskotek Key Garden dan barak di sekitar tempat hiburan malam tersebut. 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa membenarkan pihaknya ada memburu empat orang lain dalam kasus barak narkoba dan judi ini.

Baca juga: Samsul Tarigan Kalahkan Polda Sumut, Politisi Golkar: Lagu Lama Semuanya

Baca juga: DPO Samsul Tarigan yang Berfoto Bareng Arteria Dahlan Masih Buron, Polda Sumut Minta Serahkan Diri

Namun, Fathir belum merinci, siapa empat orang yang dimaksud.

Dari empat orang yang diburon, santer dikabarkan nama Samsul Tarigan masuk dalam list pengejaran.

Informasi di Polrestabes Medan, Benny Tiohari alias Beni, mafia judi dan penyandang dana di barak narkoba dan judi santer dikabarkan sudah buka mulut soal dugaan keterlibatan Samsul Tarigan.

Sehingga, polisi kabarnya turut memasukkan Samsul Tarigan menjadi DPO baru, usai lolos sebagai DPO galian C ilegal yang ditangani Polda Sumut.

Baca juga: SOAL MARKUS di DPR RI, Arteria Dahlan Keberatan, Tapi Pernah Berfoto dengan DPO Polda Sumut

"Ada empat orang lagi yang masih kami lakukan pengejaran, status keempatnya juga sudah tersangka," kata Fathir, Selasa (11/4/2023) sore. 

Namun, Fathir belum mau merincinya.

Ia ingin menangkap semua bandit, termasuk orang yang namanya santer disebut sebagai pengelola dan pemilik barak narkoba di Dusun Tanjung Pamah tersebut. 

"Untuk Beni sudah jadi tersangka," tegas Fathir. 

Baca juga: HAMPIR Tiga Tahun Berkeliaran, Polda Sumut Sebut Lagi Fokus Buru DPO Samsul Tarigan

Baca juga: SOSOK Samsul Tarigan, DPO Polda Sumut Mantan Ketua OKP yang Pernah Jadi Pengutip Rekap Togel

Berikut ini daftar pelaku yang sudah dijadikan tersangka oleh Kompol Teuku Fathir Mustafa: 

1. Benny Tiohari (40) warga Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

2. Surya Darma (48) warga Jalan Gunung Karang, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

3. Eko Syahputra (36) warga Jalan Gajah Mada, Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.

4. Riko (31) warga Puji Dadi, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai.

5. Tison Tarigan (53) warga Dusun Bandar Jo Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

6. Ariand Sembiring (20) warga Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

7. Genta (62) warga Tanjung Pamah, Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

8. Fernanda Tarigan (38) warga Kelurahan Namu Ukur Selatan, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

9. Junaidi (31) warga Kelurahan Namu Ukur Selatan, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

Anggota DPRD Sumut kecewa ada dugaan keterlibatan oknum TNI

Anggota DPRD Sumut, Zainudin Purba atau yang akrab disapa Pak Uda bereaksi keras atas adanya dugaan intervensi dalam kasus penanganan penggerebekan barak narkoba yang ditangani Polrestabes Medan.

Menurut Zainuddin Purba, dia kecewa lantaran diduga ada oknum TNI yang disinyalir pasang badan membela dan melindungi barak barkoba dan judi yang disebut-sebut dikelola oleh Samsul Tarigan.

“Dari penggerebekan itu saya masih merasa kurang puas lah, karena ada oknum yang membackup katanya. Seharusnya bersama-sama lah TNI dan Polri bersinergi,” kata Zainudin Purba, Rabu (12/4/2023).

Baca juga: Detik-detik Mobil Pikap Terbakar di Tol Tanjung Mulia-Binjai, Warga Sebut 4 Kali Suara Ledakan

Anggota DPRD Sumut dari Partai Golkar ini merasa heran dan mempertanyakan kedatangan TNI ke Porestabes Medan usai penangkapan Benny Tiohari alias Beni, mafia judi dan penyandang dana barak narkoba.

Apalagi, diduga oknum TNI mengancam jurnalis yang berada di Polrestabes Medan saat melakukan peliputan.

Menurutnya, TNI seharusnya bersama rakyat membersihkan praktik-praktik judi dan narkoba, bukan seolah-olah mendukung.

“Bahkan, sampai diancam wartawan. Kasihan rakyat, kecewa kepada aparat itu, seolah-olah masyarakat dibiarkan menderita,” ucapnya.

Baca juga: HORE, Tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat Dibuka Fungsional Gratis Selama Lebaran

Meski demikian, dia tetap mengapresiasi kinerja polisi yang menangkap salah satu orang kepercayaan Samsul Tarigan untuk mengelola bisnis haram tersebut, meski tak berhasil menggeret Samsul.

Dia tetap meminta kepada polisi untuk segera menangkap Samsul Tarigan yang diduga bos dari barak narkoba dan judi tersebut.

“Samsul harus ditangkap, gak boleh enggak!” tegasnya.

4 personel Sat Reskrim terluka

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa, saat penggerebekan tersebut ada empat orang anggota nya terluka.

Ia menyampaikan bahwa saat personelnya itu masih menjalani perawatan medis.

Baca juga: Anggota DPRD Sumut Kecewa Ada Oknum TNI Diduga Intervensi Polisi dan Ancam Jurnalis: Tangkap Samsul

"Ada empat orang anggota kami yang terluka akibat dilempari batu saat penggerebekan kemarin. Sudah diobati," kata Fathir Mustafa kepada Tribun-medan.com, Rabu (12/4/2023). 

Fathir menyampaikan, saat ini kondisi anggotanya sudah berangsur-angsur membaik.

"Keadaan mereka sudah mulai membaik sekarang," sebutnya.

Lebih lanjut, dikatakannya, setelah terluka parah, personel yang terluka ini sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Medan.

"Tidak di rawat inap, berobat jalan," ujarnya.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved