Kendaraan Listrik
Pakai Motor Listrik Setiap Hari, Siar hanya Bayar Rp 1.400 Per 75 Kilometer
Siarkansyah Singarimbun (35) berhasil mengubah Vespa VBB Kongo 1961 menjadi kendaraan listrik yang sangat ekonomis
Penulis: Hendrik Naipospos | Editor: Array A Argus
PT. PLN (Persero) sudah sangat siap jika terjadi lonjakan penggunaan kendaraan listik yang berdampak peningkatan kebutuhan listrik di masyarakat. Kampanye konkrit penggunaan kendaraan listrik sudah dilakukan pada Presidensi G20 di Bali.
Melansir situs resmi pln.co.id pada 30 Desember 2022, Dirut PLN Darmawan Prasodjo dianugrahi CEO Green Leadership Utama oleh Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin karena dianggap sukses mengelola perusahan energi berwawasan lingkungan berkelanjutan.
Saat ini PLN sudah menyediakan 560 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) se-Indonesia yang tersebar di 238 titik dari Aceh hingga Papua. Mempercepat perkembangan ekosistem kendaraan listrik, PLN membuka skema kerja sama pembangunan SPKLU dengan pihak swasta dengan mendaftar di https://layanan.pln.co.id/partnership-io2-spklu.
Tingkat Sumatera Utara, PT. PLN (Persero) juga sudah mulai memperluas komunitas kendaran listrik dengan membangun delapan titik SPKLU yang berada di ULP Medan Kota, ULP Citiview, ULP Tebing Tinggi, ULP Parapat, ULP Pangururan, ULP Berastagi, ULP Balige dan ULP Rantau Prapat Kota. Serta satu Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di Pematang Siantar.
Manager Komunikasi PLN Wilayah Sumut, Yasmir Lukman, menyebutkan awal tahun 2023 PLN akan menambah SPKLU di tiga titik yakni Tarutung, Sibolga dan Padang Sidempuan. “PLN terus memperbanyak SPKLU secara mandiri maupun bekerjasama dengan pihak swasta atau perorangan, sehingga kebutuhan SPKLU/SPBKLU dapat discover dan pengguna EV dapat dengan bebas ke mana saja karena tersedia infrastruktur yang memadai,” jelas Yasmir.
Yasmir menjamin pembangunan SPKLU tidak akan menyebabkan defisit listrik di Sumatera Utara karena saat ini surplus lebih dari 600 MW dan ada pembangunan pembangkit listrik baru yaitu PLTA Asahan 3. “Masyarakat gak perlu khawatir jika ingin membeli atau konversi kendaraan listrik. PLN akan mengakamodir kebutuhan listrik yang dibutuhkan,” pungkasnya.
(hen/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/VESPA-LAWAS-JADI-MOTOR-LISTRIK-6.jpg)