Banjir Tapteng
FOTO -FOTO Pengangkatan Jenazah Dua Anak dan Istri Pak Simbolon dari Reruntuhan Material Longsor
Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Samma langsung memimpin evakuasi sampai malam hari dibantu warga dan BPBD mengevakusi hingga akhirnya berhasil
TRIBUN-MEDAN.COM - FOTO -FOTO Kapolres Tapteng AKBP Jimmy Christian Samma Turun Tangan Langsung Penggalian dan Pengangkatan Jenazah Dua Anak dan Istri Pak Simbolon dari Reruntuhan Material Longsor.
Terjadi bencana longsor di Desa Siharbangan, Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumut.
Peristiwa tragis itu terjadi Jumat (11/11/2022) sekitar pukul 17.00 WIB tersebut.
Dalam kejadian ini, Bapak Simbolon kehilangan istri dan dua orang anaknya tertimbun longsor.
Korban tewas adalah Kristina Simamora (40) istri Pak Simbolon, dan dua anaknya bernama Mikael Simbolon (9) dan Taskia Simbolon (5).
Baca juga: Suami Mutilasi Istri di Doloksanggul, Beritahu Keponakan: Sudah Kumatikan Inangudamu
Baca juga: Muak Terus Ditanyai Kapan Hamil dan Punya Anak, Menantu Tantang Ibu Mertua Tonton Adegan Ranjangnya
Peristiwa ini turut diunggah sahabat dan keluarga korban melalui di media sosial Facebook.
"Sangat berduka akibat korban longsor. Kemarin sore terjadi longsor yang menimpa rumah warga HKBP Siharbangan Ressort Barus. Diketahui Pdt Edward Merincing Siahaan (Resort Manduamas, Tapteng) saat kembali dari Sinode HKBP Distrik Sibolga Tapteng Nias), dengan korban sebuah keluarga warga kecuali sang Ayah marga Simbolon. Istrinya br Simamora dan kedua anaknya tidak tertolong, meninggal dunia, seorang pria kelas 3 SD dan seorang perempuan TK. Amang Simbolon juga hampir tertimbun tanah, tinggal leher dan kepalanya saat ia berusaha menyelamatkan istri dan kedua anaknya. Ia kemudian diterjang tanah sehingga masih boleh selamat. Rumahnya rusak total. Saya barusan menghibur Bpk Simbolon dan lewat telpon genggam Pdt Edward yang terhalang pulang ke Manduamas akibat longsor itu menyampaikan 'ganti penghapus air mata.' Pdt Rustam Simanungkalit adalah Pelayan HKBP di sana. Kita doakan beliau dapat menghibur dan menopang Amang Simbolon yang sangat berduka. Kehilangan kekasihnya dan rumahnya," tulis Robin Butarbutar.
Baca juga: GAGAL Jadi Polwan, Mabes Polri Turun Langsung Tangani Kasus Sulastri yang Digugurkan Meski Lulus Tes
Informasi yang dihimpun Tribun, Mikael masih duduk di bangku SD kelas 3, sementara Taskia masih TK.
Pada saat kejadian, Pak Simbolon juga ada di dalam rumah yang sudah hancur dihantam material longsor itu.
Dia satu-satunya penghuni rumah yang selamat pada peristiwa tragis tersebut.
Sumber Tribun mengatakan, Pak Simbolon sempat juga ikut tertimbun.
Saat itu tinggal leher dan kepalanya yang masih di atas tanah material longsor itu.
Dia berusaha menyelamatkan anak dan istrinya dalam keadaan yang sangat genting.
Namun dia kembali diterjang material longsor, hingga ia terpisah dari ketiga korban.
Jenazah ketiga korban kini disemayamkan di sebuah rumah keluarga mereka, di Barus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengangkatan-jenazah-dua-anak-dan-istri-pak-simbolon.jpg)