Berita Nasional
Partai Gerindra Tanggapi Prediksi Jokowi Sebut Prabowo Jadi Presiden Berikutnya: Momentum Emas
Prabowo Subianto diprediksi bakal mengemban jabatan Presiden Indonesia. Prediksi ini disampaikan oleh Presiden Indonesia Jokowi di acara HUT Perindo.
TRIBUN-MEDAN.com - Prabowo Subianto diprediksi bakal mengemban jabatan Presiden Indonesia. Prediksi ini disampaikan oleh Presiden Indonesia Jokowi di acara HUT Perindo.
Jokowi mengatakan jatah presiden berikutnya bakal diemban oleh Prabowo Subianto.
Menanggapi pernyataan Jokowi, begini reaksi Partai Gerindra.
Pernyataan Jokowi tersebut pun diaminkan oleh Partai Gerindra.
Habiburokhman menyebut, pernyataan Jokowi itu tidak asal keluar begitu saja.
Menurutnya, Jokowi sebagai sosok yang bijak untuk menilai siapa yang cocok meneruskan estafet kepemimpinan sebagai presiden.
"Kalau di kalangan masyarakat bawah sering disebut wis wayahe atau sudah saatnya bagi Pak Prabowo untuk memimpin negeri ini periode mendatang," ujarnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman menyatakan Pilpres 2024 adalah momentum memenangkan Prabowo sebagai presiden.
Hal itu ditambah faktor cemerlangnya kinerja Prabowo sebagai Menteri Pertahanan saat ini.
"Setelah dua kali berhasil runner up Pilpres,ini adalah momentum emas Pak Prabowo untuk menang," katanya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyinggung soal Pilpres 2024 saat hadir dalam HUT ke-8 Partai Perindro di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, (7/11/2022).
Jokowi memprediksi Ketua Umum Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan menjadi Presiden.
“Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” ujar Jokowi yang disambut tepuk tangan para peserta hadir.
Mendengar ucapan Presiden, Prabowo yang juga hadir dalam acara tersebut lalu berdiri dan memberikan hormat pada presiden.
Pernyataan Jokowi soal Presiden yang akan menggantikannya nanti tersebut berawal dari permintaan Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo kepada Jokowi untuk memberikan tips agar raihan suara Perindo tinggi pada Pileg 2024 mendatang.
Harry Tanoe meminta tips kepada Presiden karena Jokowi terbukti dari Wali Kota Solo dapat menjadi Presiden Indonesia selama dua periode.
Jokowi kemudian membenarkan bahwa dirinya dari Wali Kota Solo menjadi GubernurJakarta lalu menjadi Presiden.
Bahkan pada periode keduanya dia mengalahkan Prabowo.
“Tadi Pak Hary menyampaikan saya ini dua kali wali kota di Solo menang, kemudian ditarik ke Jakarta, gubernur sekali menang. Kemudian dua kali di pemilu Presiden juga menang. Mohon maaf Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo,” ujar Jokowi.
Terkait tips agar dapat terus menang, Presiden berseloroh bila diceritakan akan memakan waktu yang panjang.
“Tadi Pak Hary tanoe menyampaikan tipsnya apa, kalau cerita akan panjang sekali, silahkan bapak Ibu yang ingin tahu tips datang ke saya bawa gula dan teh,” katanya.
Baca juga: Momen Kuat Maruf dan Ricky Rizal Diusir Jaksa Dari Ruang Sidang!
Baca juga: Sang Anak Beberkan Perjuangan Cari Uang Usai Orangtua Bercerai, Pasha Ungu: Terus Salahnya Dimana?
(*)
Berita sudah tayang di tribun-sumsel.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Prabowo-Mencalonkan-Lagi-di-Pilpres-2024.jpg)