Pupuk Bersubsidi

Duit Negara Terbatas, Jatah Pupuk Subsidi di Kabupaten Dairi Berkurang

Pemkab Dairi mengakui bahwa stok pupuk bersubsidi bagi petani di daerahnya mengalami kekurangan

Tayang:
Tribun Medan/Dohu Lase
Bupati Dairi, Eddy Berutu mengecek kondisi pupuk-pupuk bersubsidi di gudang produsen PT Petrokimia Gresik, Sidikalang, Kamis (26/9/2019). Eddy sidak setelah mendapat kabar, sejumlah petani mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. 

Kebijakan yang dilakukan Pemkab Dairi adalah melalui skema KUR Kluster di mana petani mendapat subsidi bunga KUR yang sangat rendah yaitu sebesar 6 persen per tahun.

Baca juga: Minimalisir Penyelewengan Pupuk Bersubsidi, Pemkab Langkat Bagikan Kartu ATM Tani

"Melalui skema KUR Kluster, petani tidak lagi memperoleh uang tunai yang dikhawatirkan disalahgunakan tetapi mendapatkan sarana produksi yaitu bibit, pupuk, living cost, pendampingan atau pembinaan hingga jaminan pembelian," bebernya.

Pendampingan petani yang tergabung dalam kelompok tani juga terus ditingkatkan khususnya mengenai pupuk lengkap dan berimbang.

Selain penggunaan pupuk kimia, juga dianjurkan penggunaan pupuk organik untuk memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah yang selama ini sudah jenuh dengan penggunàan pupuk kimia yang berlebihan.

Penggunaan pupuk organik juga dapat meningkatkan daya serap tanah terhadap air.

Hal itu akan mengurangi penggunaan pupuk bersubsidi.(cr7/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved