Puasa
Niat Puasa Weton, Jenis, Tata Cara Serta Manfaatnya
Puasa weton umumnya dilakukan dengan tujuan agar hajat atau keinginan orang yang menjalankan dapat terkabul.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
Ini karena ketika kita berpuasa, kondisi mental dan pikiran mengalami penurunan emosi yang signifikan, yang cenderung memungkinkan untuk menyelesaikan masalah dengan pikiran yang tenang.
Baca juga: Niat Puasa Senin Kamis, Hukum, Manfaat Serta Keutamaannya
Jenis-jenis Puasa Weton dalam Ajaran Kejawen
- Puasa Weton Sehari Penuh
Puasa sepanjang hari ini adalah semacam puasa ulang tahun yang dilakukan selama 24 jam. Puasa jenis ini sering dilakukan oleh masyarakat Jawa.
Puasa ini biasanya dilakukan dari satu hari sebelum tanggal lahir sampai dengan tanggal lahir.
- Puasa Weton Tiga Hari
Puasa jenis ini dilakukan dari hari sebelum kelahiran sampai setelah tanggal lahir.
Masyarakat Kejawen percaya bahwa puasa bersalin tiga hari ini memiliki manfaat yang jauh lebih nyata.
Orang Jawa menyebut puasa ini Puasa Ngebleng. Namun puasa ini tidak mengenal sahur dan buka puasa, sehingga wajib berpuasa atau meminum minuman keras tanpa menahan rasa lapar.
- Puasa Weton Tiga Hari Diulang Tujuh Kali
Jenis puasa kelahiran adalah puasa tiga hari selama 7 bulan berturut-turut.
Secara khusus, puasa ini sama dengan puasa ulang tahun yang dijelaskan di atas, tetapi tidak terputus setiap bulan selama 7 bulan.
(cr30/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Niat-Puasa-Senin-Kamis-Hukum-Keutamaan-dan-Tata-Cara.jpg)