Nasional Terkini

Kalah Judi Slot Hingga Puluhan Juta Rupiah, Pria Ini Nekat Melapor ke Polisi, Ternyata Ini Motifnya

Kalah judi slot, pria di Tasikmalaya nekat buat laporan palsu jadi korban begal dan mengaku kehilangan uang Rp 32,9 juta ke polisi.

Ist
Ilustrasi borgol 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pria berinisial AW, warga Kampung Cisalak, Desa/Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat kini malah harus mendekam di tahanan polisi, usai beberapa hari lalu melapor lantaran mengaku menjadi korban begal.

Ketika itu, AW kepada polisi mengaku kehilangan uang Rp 32,9 juta akibat dibegal.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan laporan AW.

Baca juga: TAMPANG Pelaku Begal Payudara yang Viral saat Digelandang ke Polrestabes Medan

Ternyata setelah dilakukan pengusutan, ternyata AW yang mengaku dibegal hanya cerita rekayasa.

Pasalnya AW baru saja kalah judi slot hingga uangnya habis.

AW membuat mengarang cerita dan membuat laporan palsu karena takut sama istriya.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, memimpin olah tempat kejadian perkara kasus laporan palsu aksi begal di Jalan Sukaratu.
(dokumentasi Polres Tasikmalaya Kota)
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Aszhari Kurniawan, memimpin olah tempat kejadian perkara kasus laporan palsu aksi begal di Jalan Sukaratu. (dokumentasi Polres Tasikmalaya Kota) (Istimewa/ dokumentasi Polres Tasikmalaya Kota)

Uang Rp 32,9 juta itu seharusnya dipergunakan untuk membayar utang, namun oleh AW justru dipakai berjudi.

"Jadi tersangka menggunakan uang itu untuk judi slot dan kalah. Takut sama istrinya kemudian mengarang seolah menjadi korban begal," kata Kasatreskrim, Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo, Sabtu (23/7/2022).

Tersangka AW sendiri melaporkan peristiwa palsu itu ke Polres Tasikmalaya, Rabu (20/7/2022).

Ia mengaku dibegal di Jalan Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, menuju arah Gunung Galunggung.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas melakukan identifikasi lokasi.

Baca juga: Wanita Ini Berbohong Jadi Korban Begal, Sebut Uang Rp 1,3 Miliar Dirampas, Ternyata Terlilit Utang

Bahkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dipimpin langsung oleh Kapolres, AKBP Aszhari Kurniawan

Namun dari pengakuan korban serta keterangan saksi-saksi petugas mencurigai ada upaya rekayasa dari tersangka.

"Dari hasil olah di tempat kejadian perkara ternyata kami menemukan sejumlah kerancuan kronologinya," ujar Agung.

Petugas kemudian menginterogasi lebih dalam tersangka, dan akhirnya mengakui bahwa peristiwa pembegalan itu hanyalah karangannya sendiri.

"Tersangka takut sama istrinya karena uang sebesar Rp 32,9 juta dari istrinya untuk membayar utang, malah habis digunakan berjudi slot," kata Agung.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Korban Begal Palsu di Tasik Ternyata Habiskan Rp 32 Juta untuk Judi Slot, Padahal untuk Bayar Utang

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved