Kontroversi Tewasnya Brigadir Yosua

Tangis Haru Kekasih Minta Didoakan Dapat Pengganti Seperti Brigadir Yosua, Selamat Jalan Abang . . .

Update Berita insiden penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias B

Editor: Salomo Tarigan
TRIBUNJAMBI/FB/KOLASE
Pemakaman Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J 

TRIBUN-MEDAN.com - Update Berita insiden penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo, yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

 Tim khusus besutan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo masih bekerja melakukan penyidikan soal kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dalam baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

Saat ini, tim Inafis Polri terus melakukan olah TKP untuk mencari sidik jari hingga mengukur jarak dan sudut tembak saat kejadian.

Foto kenangan:  Pasangan kekasih Vera Simanjuntak dan Brigadir J
Foto kenangan: Pasangan kekasih Vera Simanjuntak dan Brigadir J (kolase via foto kita)

"Di tempat kejadian perkara (TKP), pihak Inafis akan melakukan olah TKP untuk menemukan sidik jari DNA, mengukur jarak dan sudut tembakan, CCTV, handphone dan lainnya," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/7/2022).

Meski begitu, Dedi meminta kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi soal insiden tersebut.Selain proses olah TKP, Dedi menyebut penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri juga membantu Polres Jaksel dengan cara memeriksa sejumlah saksi terkait kasus ini.

"Secara paralel Dittipidum Bareskrim Polri juga melakukan pemeriksan ke sejumlah saksi-saksi dan memberikan asistensi ke tim penyidik dari Polres Metro Jakarta Selatan," ungkapnya.

Aksi 1000 Lilin Untuk Brigadir J Dibubarkan Polsek Medan Kota

 Aksi 1000 lilin yang dilakukan Horas Bangso Batak (HBB) di Taman Makam Pahlawan Jalan Sisingamangraja, Kecamatan Medan Kota dibubarkan oleh Polsek Medan Kota, Minggu (17/7/2022).

Saat aksi akan dilakukan, tiba-tiba pihak kepolisian datang untuk membubarkan. 

Polisi mengaku tidak menerima surat izin kegiatan yang dilakukan oleh HBB.

Sempat terjadi adu mulut ketika salah satu personel kepolisian mengimbau untuk setiap kegiatan di berikan surat izin kepada pihak kepolisian, agar mereka dapat melakukan pengamanan.

Anggota HBB merasa kegiatan yang mereka lakukan hanya sekedar berdoa dan menyalakan lilin untuk mengenang kematian Brigadir J Hutabarat.

Mereka beranggapan aksi ini tidak menimbulkan kerusuhan, hanya sekedar aksi damai.

Terlihat anggota HBB yang tidak terima karena di tertibkan oleh pihak kepolisian.

Terlihat di dalam video ketika salah satu anggota HBB dimintai keterangan, dirinya mengatakan mereka akan melakukan aksi duduk santai.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved