Pemilu 2024
SASAR Pemilu 2024, Ini Wanti-wanti Gubernur Edy Rahmayadi pada Politisi Muda
Atas dasar ini pula, kata Edy, tidak sedikit kaum muda yang menjadi politisi dengan harapan mendapat dukungan dari kaum mayoritas pemilih tersebut.
Gubernur Edy Rahmayadi Berharap Para Politisi Muda Mengedepankan Politik Gagasan
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan kaum muda memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan kemenangan pada Pemilu 2024 mendatang karena menjadi kalangan dengan jumlah mayoritas sebagai pemilih.
Atas dasar ini pula, kata Edy, tidak sedikit kaum muda yang menjadi politisi dengan harapan mendapat dukungan dari kaum mayoritas pemilih tersebut.
Baca juga: NATHALIE Holscher Sudah Dijodohkan dengan Sosok Pengusaha Ini padahal Belum Resmi Cerai
Ia mengatakan langkah tersebut tidak salah mengingat politik menjadi salah satu jalan untuk dapat berkuasa. Akan tetapi ia mengingatkan bahwa kehadiran para politisi muda harus benar-benar didasarkan pada kemampuan dan kinerja untuk memberi solusi atas berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. Artinya ada keinginan dan rasa cinta terhadap sesama yang harus dikedepankan.
“Kalau ada rasa cinta dan rasa sayang, semua permasalahan akan selesai,” katanya saat berbicara pada Rakernas Tunas Indonesia Raya (TIDAR) di Grand City Hall, Medan, Sabtu (16/7/2022).
Baca juga: TANGIS Haru Eks Dirut PSU hingga Nyaris Pingsan selepas Hukuman Dipangkas 10 Tahun
Edy Rahmayadi mengaku melihat dengan jelas semangat para politisi muda yang tergabung dalam organisasi TIDAR selaku sayap Partai Gerindra. Ia bahkan mengaku kagum dengan yel-yel yang menunjukkan keinginan organisasi tersebut untuk membesarkan partai induknya.
“Namun itu tadi, tidak cukup hanya yel-yel. Yel-yel itu untuk memotivasi, sebagai penyemangat kita. Tapi, setelah itu, kita juga harus dapat bekerja dengan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Edy sedikit menyinggung tentang tingginya perhatian TIDAR dalam membangun ekonomi masyarakat lewat pendampingan pelaku UMKM. Hal ini menurutnya menjadi program yang sangat penting untuk terus dipupuk karena akan membantu dalam penyerapan tenaga kerja dari banyaknya angkatan kerja yang tersedia saat ini.
“Saya bicara data di Sumut saja misalnya, ada total 220 pergurutan tinggi di Sumut. Jika setiap perguruan tinggi menghasilkan 100 sarjana setiap tahun maka ada 22 ribu sarjana setiap tahun. Kalau menjadi pengangguran itu jadi beban siapa? di sinilah kita mengharapkan politik dengan gagasan yang dapat memberi solusi atas itu,” sebutnya.
Sebelumnya, Ketua Umum TIDAR Saraswati Djojohadikusumo mengatakan Rakernas TIDAK ke 6 kali ini mengusung tema “Tidak Memenangkan Indonesia”. Untuk mewujudkan tema ini, TIDAR akan membahas program yang sepenuhnya berfokus pada upaya membangkitkan kaum muda baik dari segi ekonomi, kapasitas diri dan lainnya.
“Semua program yang dibahas akan fokus pada ‘pemuda bangkit’,” tegasnya.
(cr14/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Sumatera-Utara-Edy-Rahmayadi_Tidar.jpg)