Festival Bunga dan Buah

SEMARAK Festival Bunga dan Buah, Puluhan Ribu Kendaraan Melintas di Berastagi

Festival bunga dan buah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, nampaknya sukses mendongkrak kunjungan wisata ke Berastagi.

TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Personel Polsekta Berastagi, melakukan pengaturan lalulintas di seputar Tugu Perjuangan, Berastagi, Minggu (3/7/2022). Semarak Festival bunga dan buah, diperkirakan wisatawan yang hadir mencapai belasan ribu orang. (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL) 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Festival bunga dan buah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo, nampaknya sukses mendongkrak kunjungan wisata ke Berastagi.

Berdasarkan pantauan di sekitar Berastagi, hampir seluruh ruas jalan baik jalan utama hingga ke jalur alternatif dipadati oleh kendaraan wisatawan.

Tak hanya itu, di kawasan Tugu Perjuangan yang juga berdekatan dengan lokasi pelaksanaan Festival bunga dan buah di Taman Mejuah-juah, juga dipadati oleh warga yang berjalan kaki menuju ke sana.

Warga tampak berbondong-bondong datang ke Taman Mejuah-juah, untuk menyaksikan event tahunan yang sudah dua tahun tidak dilaksanakan akibat pandemi tersebut.

Baca juga: CARA Mengatasi Bau Badan, Bikin Kamu Pede Beraktivitas Seharian

Berdasarkan keterangan dari Kanit Lantas Polsekta Berastagi Iptu Poltak Hutahaean, pada hari ini setidaknya pihaknya memperkirakan jumlah kendaraan yang melintasi Berastagi kurang lebih 10 ribu unit.

Ia menjelaskan jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya kondisi ini memang jauh meningkat.

"Situasi arus lalulintas saat ini kita lihat padat merayap, berhubungan dari Jumat kemarin sampai hari ini dilaksanakan Festival bunga dan buah, sehingga jumlah kendaraan yang melintas meningkat," Ujar Poltak, saat ditemui di kawasan Tugu Perjuangan, Berastagi, Minggu (3/7/2022).

Dijelaskan Poltak, selain kendaraan pihaknya juga membantu melakukan pengaturan masyarakat yang berjalan kaki menuju ke Taman Mejuah-juah.

Sejak kemarin, pihaknya memperkirakan jika masyarakat yang hadir mencapai 15 ribu orang. Baik dari Kabupaten Karo sendiri, maupun wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

"Kita perkirakan mencapai 15 ribu orang yang datang ke Berastagi, sehingga terjadi perlambatan laju kendaraan khusunya kendaraan roda empat," Ucapnya.

Baca juga: CARA Cek Resi TIKI melalui Aplikasi hingga Media Sosial, Berikut Langkah-langkahnya

Ketika ditanya perihal antisipasi dan langkah apa yang dilakukan untuk mengurai kemacetan, ia mengaku pihaknya telah menempatkan personel di titik-titik yang dianggap rawan macet.

Selain itu, pihaknya juga yang ditambah personel dari Polres Tanah Karo juga melakukan penjagaan di seputar lokasi pelaksanaan Festival bunga dan buah.

Lebih lanjut, melihat tingginya antusias masyarakat yang menyaksikan Festival bunga dan buah ini pihaknya memperkirakan jika kepadatan akan berlangsung cukup lama dibandingkan akhir pekan biasanya. Dirinya mengaku, untuk kepadatan arus lalulintas diperkirakan baru akan bisa terurai sekira pukul 21.00 WIB malam nanti.

"Kita perkirakan kepadatan kendaraan sampai pukul 21.00 WIB, kalau pengunjung di festival bisa berlangsung lebih lama kita perkirakan sampai sekira pukul 23.00 WIB," katanya.

Untuk menghindari kemacetan semakin parah, pihaknya mengimbau kepada wisatawan yang akan mampir ke lokasi Festival bunga dan buah untuk menempatkan kendaraannya di lokasi parkir yang telah disediakan.

Selain itu, pengendara juga diimbau untuk mengikuti arahan dari petugas yang ada di lapangan.

(mns/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved