Festival Buah dan Bunga
Buka Lapak di Festival Bunga dan Buah, Omzet Penjual Bunga Khas Karo Meningkat Pesat
Penjual bunga khas Karo mengaku omzetnya meningkat pesat saat membuka lapak di areal Festival Buah dan Bunga
Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,KARO - Festival Buah dan Bunga yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo membawa berkah bagi para pedagang, khususnya pedagang bunga khas karo.
Sejak membuka lapak di areal Festival Buah dan Bunga, para pedagang omzetnya naik 50 persem.
Seperti yang disampaikan Candra Bukit.
Ia mengaku senang, karena setelah dua tahun Festival Buah dan Bunga vakum, kini kegiatan serupa kembali diselenggarakan.
Baca juga: Hari Terakhir Festival Buah dan Bunga, Lalu Lintas di Berastagi Padat
"Kalau dibilang, penjualan meningkat 50 persen dari biasanya lah," kata Bukit, Minggu (3/7/2022).
Ia mengatakan, dirinya sangat antusias menyambut acara seperti ini.
Menurut Bukit, saat pelaksanaan acara, dia dan istrinya bisa turut memperkenalkan tanaman hias jenis anthorium bunga.
Bukit mengaku, bunga ini merupakan kreasi dirinya bersama sang istri, dimana tanaman tersebut merupakan persilangan dari beberapa bunga.
Baca juga: SEMARAK Festival Bunga dan Buah, Puluhan Ribu Kendaraan Melintas di Berastagi
"Ini hasil silangan kita sendiri, yang bibitnya kita beli dari luar daerah. Dari acara ini kita juga bisa memperkenalkan bunga kreasi baru kepada masyarakat," ucapnya.
Ketika ditanya perihal apakah bunga tersebut juga dijual, ia mengaku selain pameran mereka juga menjual bunga tersebut bagi pengunjung yang tertarik.
Bukit berharap nantinya ke depan dapat kembali terselenggara acara serupa.
Karena, melalui event ini masyarakat terutama penggiat bunga dapat memperkenalkan bunga kreasi asli Karo kepada masyarakat luas. (mns/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pedagang-bunga-khas-Karo-raup-omzet-di-Festoval-Buah-dan-Bunga.jpg)