Apa Penyebab Kematian Presiden Soekarno, Kondisi Bung Karno Mengharukan saat Dikunjungi Bung Hatta
Kerap dipertanyakan apa penyebab meninggalnya sang Proklamator Soekarno, presiden pertama RI.
TRIBUN-MEDAN.com - Kerap dipertanyakan apa penyebab meninggalnya sang Proklamator Soekarno, presiden pertama RI.
Beberapa hari sebelum meninggal, Soekarno sempat dikunjungi Bung Hatta di rumah sakit.
Baca juga: Kini Langsung Dijawab Roro Fitria karena Dulu Disebut Kawin Kontrak
Baca juga: KONDISI Timnas U23 Indonesia Jelang Pertandingan Lawan Timnas Malaysia Hari Ini
Seperti yang diketahui Presiden Pertama di Indonesia Soekarno meninggal dunia pada 21 Juni 1970.
Namun kini penyebab kematian Soekarno diungkapkan cucunya.
Sebelumnya masyarakat meyakini presiden Soekarno meninggal dunia karena sakit.
Tapi dari pengakuan cucunya Bung Karno disebut dibunuh.
Misteri penyebab kematian Presiden RI pertama Soekarno kembali terungkap ke publik setelah cucunya mengungkap penyebab kematian sang proklamator dalam perbincangan di kanal YouTube.
Di kanal YouTube Didi Mahardika, cucu presiden pertama Republik Indonesia Soekarno secara mengejutkan menyatakan penyebab kematian Soekarno karena dibunuh.
Namun sejumlah sejarawan tetap meyakini sang proklamator meninggal dunia karena sakit.
Sebelumnya, pernyataan dari cucu Soekrano, Didi Mahardika muncul dalam channel YouTube V Entertainment.id saat berbincang dengan host channel tersebut.
Dalam wawancara Didi memberikan pernyataan bahwa Bung Karno dibunuh di Wisma Yasoo.
"Aku tambahin dikit, Mas, tidak hanya diasingkan, tapi di situlah bapak kita, Bapak Bangsa, Bapak Proklamator kita, yang memperjuangkan kita semua, dibunuh di situ, dibunuh, iya, harus banyak yang tahu," kata Didi dalam wawancaranya.
Selain itu Didi juga menyebut, Museum Satriamandala adalah Wisma Yasoo, tempat terakhir Bung Karno.
Namun menurut Didi, Wisma Yasoo coba ditutup-tutupi dengan mengubah nama tempat itu menjadi Museum Satriamandala.
Sementara itu, mantan ajudan Soekarno, Sidarto Danusubroto membeberkan kesaksian pada tahun-tahun terakhir Sang Proklamator hidup dalam tahanan di Wisma Yaso.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/soekarno-dan-hatta.jpg)