Indo Pasifik

MIRIP UKRAINA, Muncul Krisis Baru di Pasifik Selatan, 2 Negara Persemakmuran Inggris Gabung ke China

Sama seperti Barbados, Kepulauan Solomon juga masuk dalam negara Persemakmuran dengan Elizabeth II sebagai kepala negara.

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Biro Setpres/Kris
Presiden RI melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kepulauan Solomon 

Namun ternyata, negara tersebut punya banyak hal menarik lho, mulai dari sejarahnya hingga keindahannya.  

Negara Republik Kepulauan Barbados
Negara Republik Kepulauan Barbados (Barbados Tourism Marketing, Inc.)

Simak nih 5 fakta menarik negara Barbados, merangkum Kompas Sains pada Jumat (3/12/2021).

1. Dipimpin presiden perempuan pertama berusia 72 tahun

Dame Sandra Mason yang ditetapkan sebagai presiden pertama Barbados ini ternyata udah berusia 72 tahun.

Sebelumnya, presiden perempuan ini menjabat sebagai gubernur jenderal di Pulau Barbados sejak 2018.

Dia dipilih sebagai presiden negara itu usai pemungutan suara di parlemen bulan lalu.

Pengumuman rencana menjadi republik sebenarnya sudah disampaikan sejak tahun lalu, tetapi pada tahun lalu rencananya masih berada di dalam persemakmuran.

2. Didatangi Inggris 400 tahun lalu

Barbados merupakan koloni tertua di Inggris dan mulai 1627 diperkirakan berada di bawah Inggris hingga tahun 1996.

Richard Drayton, seorang Profesor Sejarah Kekaisaran di King's College London mengatakan bahwa Barbados adalah sumber kekayaan Inggris di abad 17 dan 18 dari praktik perbudakan dan gula.

3. Laboratorium kolonialisme pertama Inggris

Barbados merupakan lokasi orang Inggris dalam mengesahkan undang-undang yang membedakan hak-hak orang yang mereka sebut negro dan bukan.

"Itu adalah laboratorium pertama untuk kolonialisme Inggris di daerah tropis," ujar Drayton

Dalam penetapan Barbados menjadi sebuah negara tersendiri, Pangeran Charles dan penyanyi Barbados, Rihanna hadir dalam acara itu.

Dalam pidatonya sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Senin (30/11/2021), Pangeran Charles mengakui kekejaman mengerikan dan perbudakan yang telah terjadi di sana.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved