Perang Rusia Ukraina

Daftar Jenderal Rusia Tewas Bertambah, 40 Ribu Tentara Putin Tewas Selama Perang Melawan Ukraina

Rusia mengalami kerugian besar selama perang melawan Ukraina. Jenderal Rusia Tewas Bertambah

Editor: Salomo Tarigan
BBC
Prajurit Rusia mengangkat peti mati yang diselimuti kain bendera tiga warna Rusia. Di atasnya, terpasang topi seragam tentara dan foto. Foto peti mati Mikhail Orchikov, wakil komandan brigade senapan mesin. 

TRIBUN-MEDAN.com - Rusia mengalami kerugian besar selama perang melawan Ukraina.

Jenderal Rusia Tewas Bertambah 

Baca juga: Innalillahi, Mulan Jameela Bagikan Kabar Duka: Semoga Almarhum Diterima Segala Amal Baiknya

Prosesi pemakaman pasukan Rusia yang tewas di Ukraina
Prosesi pemakaman pasukan Rusia yang tewas di Ukraina (twitter)

 

Rusia dikabarkan kehilangan 40.000 tentara dalam perang melawan Ukraina sejak bulan Februari 2022 lalu.

Ke-40.000 tentara Rusia tersebut diyakini telah tewas, terluka, atau ditangkap sejak Ukraina diserbu empat minggu lalu.

Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan jumlah korban itu berdampak besar pada moral pasukan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Seorang pejabat mengatakan kemarin bahwa jumlah orang Rusia yang tewas adalah antara 7.000 dan 15.000.

Menambahkan tahanan yang terluka dan yang ditahan membuat jumlah tentara yang menjadi korban perang tersebut antara 30.000 dan 40.000 orang.

NATO mengatakan jumlah korban itu berdampak besar pada moral tentara Rusia.

Baca juga: UPDATE KLASEMEN Liga 1 Persipura Menang 4-0 atas PSIS Semarang, Usaha Keluar dari Zona Degradasi

Apalagi jenderal Rusia kembali tewas dalam pertemuan dengan pasukan Ukraina.

Demikian berita terkini Wartakotalive.com bersumber dari dailymail.co.uk siang ini.

Baca juga: KETIKA Rusia Menantang NATO Perang, Prancis Langsung Turunkan 3 Kapal Selam Nuklirnya Sekaligus

Baca juga: UPDATE KLASEMEN Liga 1 Persipura Menang 4-0 atas PSIS Semarang, Usaha Keluar dari Zona Degradasi

Misi Rusia Bisa Tidak Dilanjutkan

Beberapa ahli militer percaya misi Rusia tidak akan berkelanjutan jika kerugian meningkat hingga 30 persen – sekitar 60.000 orang – seperti yang telah disebut dalam cadangan.

Invasi Vladimir Putin terus menderita apa yang dengan cepat menjadi kehilangan komandan tertinggi Rusia sejak Perang Dunia Kedua.

Kolonel Alexei Sharov menjadi pejabat tinggi terbaru yang diduga tewas, dengan pejabat barat mengatakan mereka yakin enam dari 20 jenderal awal sekarang telah dibawa keluar.

"Namun, mereka akan diganti," mereka memperingatkan.

Sumber: Warta kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved