LAGI, Jumlah Kasus Positif Covid-19 DPR dan Pegawai Jadi 194 Orang, Jokowi Tanggapi Lonjakan Kasus

Kini total anggota DPR dan pegawai di lingkungan Kompleks Parlemen yang terpapar Corona berjumlah 194 orang.

Tayang:
Editor: Salomo Tarigan
istimewa/facebook
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com -  Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus bertambah.

Kini total anggota DPR dan pegawai di lingkungan Kompleks Parlemen yang terpapar Corona berjumlah 194 orang.

"Dari tracing kami, siang ini saya udah dapat update, sekarang ini 194 orang (positif Covid-19)," kata Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar kepada wartawan, Jumat (4/2/2022).

Indra mengungkapkan, ada 8 orang anggota DPR yang masih dinyatakan positif Covid-19.

"Kalau dengan kemarin ada 13, tapi karena sudah ada yang negatif jadi anggotanya sekarang ada 8," ucapnya.

Lebih lanjut, Indra menyebut seluruh anggota DPR dan pegawai yang positif Covid-19 didiagnosa hanya mengalami gajala ringan dan belum ada yang terkena varian Omicron.

"Sejauh ini semua gejala itu masih gejala-gejala ringan. Jadi kami anggap ini masih biasa," pungkasnya.

Tanggapan Jokowi

Jokowi menanggapi lonjakan kasus Covid-19 yang menyentuh angka 27.197 pada Kamis, (3/2/2022).    

Presiden mengatakan lonjakan kasus yang terjadi sudah diperkirakan pemerintah.

"Lonjakan ini sudah diperkirakan," kata Presiden dalam pernyataan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden.

Selain itu pemerintah juga telah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi.

Baca juga: BERITA JOKOWI Resmikan Penataan Huta Siallagan Berbiaya 30 Miliar| Sepatu Jokowi Curi Perhatian

Antisipasi terutama dalam kesiapan fasilitas kesehatan mulai dari rumah sakit, obat-obatan, oksigen, tempat isolasi, maupun tenaga kesehatan.

Baca juga: Jokowi Didampingi Sandiaga Uno ke Danau Toba, Nginap di Hotel Samosir Cottage

"Kesiapan kesiapan kita yang sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu," tuturnya.

Presiden meminta masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19. Meskipun varian Omicron tingkat penularannya tinggi, namun tingkat fatalitas nya lebih rendah dibandingkan dengan varian delta.

"Hal ini bisa terlihat dari kasus Covid-19 di beberapa negara dimana tingkat keterisian rumah sakit relatif rendah. Hal ini juga termasuk di negara kita Indonesia, meskipun kasusnya melonjak cukup tinggi namun keterisian di rumah sakit masih terkendali," tuturnya.

Sebelumnya kasus harian Covid-19 di Indonesia kembali melonjak pada Kamis (3/2/2022).

Kasus baru meningkat hampir 10 ribu kasus dibandingkan hari kemarin.

Dilihat dari data di situs resmi covid19.go.id, terjadi penambahan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 27.197 kasus sehingga total menjadi 4.414.483 kasus.

Jumlah penambahan kasus tersebut meningkat drastis dibanding hari sebelumnya yang hanya 17.895 kasus.

Masih dari data yang sama terjadi penambahan pasien sembuh mencapai 5.993 kasus.

Adapun total pasien sembuh secara keseluruhan sebanyak 4.154.797 orang.

Sementara, jumlah yang meninggal dunia menjadi 144.411 orang setelah ada penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 38 orang.

Baca juga: DIRESMIKAN JOKOWI, Inilah 7 Pelabuhan Penyeberangan dan 4 KMP di Kawasan Danau Toba

Dengan penambahan angka terkonfirmasi, kesembuhan dan kematian, maka terjadi penambahan kasus aktif sebanyak 21.166 kasus, sehingga total kasus aktif di Indonesia mencapai 115.275 kasus.

Sementara itu pada hari yang sama, jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 473.142 dengan jumlah suspek 18.955.

Baca juga: HARGA SEPATU JOKOWI Sneakers NAH Dibanderol Rp 527, Touring ke Danau Toba Dibanjiri Komentar

(Tribunnews/Taufik Ismail/Chaerul Umam)

LAGI, Jumlah Kasus Positif Covid-19 DPR dan Pegawai Jadi 194 Orang, Jokowi Tanggapi Lonjakan Kasus

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved