BELUM TUNTAS OMICRON, Kini Muncul Varian Baru Virus NeoCov, Peneliti China Ungkap Ancaman Baru

Belum tuntas penanganan Covid-19 varian Omicron, kini muncul lagi varan baru covid yang disebut lebih berbahaya virus NeoCov.

Editor: Salomo Tarigan
istimewa Freepik
ilustrasi 

* Varian Baru Virus NeoCov

TRIBUN-MEDAN.COM - Belum tuntas penanganan Covid-19 varian Omicron, kini muncul lagi varian baru covid yang disebut lebih berbahaya, virus NeoCov.

Sementara Kasus Covid-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan

Dilihat dari data di situs resmi covid19.go.id, Minggu (30/1/2022), terjadi penambahan jumlah kasus Covid-19 sebanyak 12.422 kasus sehingga total menjadi 4.343.185

Jumlah penambahan kasus tersebut meningkat dibanding hari sebelumnya yang mencapai 11.588 kasus.

Masih dari data yang sama terjadi penambahan pasien sembuh mencapai 3241 kasus. Adapun total pasien sembuh secara keseluruhan sebanyak 4.137.164 orang.

Sementara, jumlah yang meninggal dunia menjadi 144.303 orang setelah ada penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 18 orang.

Dengan penambahan angka terkonfirmasi, kesembuhan dan kematian, maka terjadi penambahan kasus aktif sebanyak 9163 kasus, sehingga total kasus aktif di Indonesia mencapai 61.718 kasus. Sementara itu pada hari yang sama, jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 314.397 dengan jumlah suspek 7.598.

Virus NeoCov

Di tengah isu global semakin memanas khususnya antara Rusia dengan Eropa terkait Ukraina, sebuah laporan ilmuwan China mengungkapkan ditemukannya virus NeoCov.

Virus ini diklaim adalah 'varian Covid baru'.

Laporan tersebut pun terdengar mengkhawatirkan, karena selain diklaim sebagai varian Covid baru, juga disebut lebih mematikan.

Laporan Kompas.com yang melansir The Independent, Sabtu (29/1/2022), NeoCov Coronavirus disebut telah mengancam dengan tingkat infeksi dan kematian yang disebut lebih tinggi daripada jenis virus sebelumnya yang menyebabkan pandemi global, yakni SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Dalam laporan tersebut, mengutip sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal online, BioRxiv, pada awal pekan ini, yang diterbitkan para peneliti China dan belum ditinjau sejawat.

Virus Corona
Virus Corona (3D4MEDICAL/kompas)

Lantas, apa itu NeoCov?

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved