Nasib Petugas Medis Suntik Vaksin Kosong ke Siswa Sekolah SD Wahidin Kini Diperiksa Polisi
AKBP Faisal Rahmat Simatupang mengatakan, video yang viral tersebut terjadi di Sekolah Dasa Wahidin Medan Labuhan.
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Salomo Tarigan
"Mungkin ini yang disebut suntik virtual," tulis salah satu akun Instagram yang tengah viral.
Suntik kosong yang sudah ditusuk ke lengan bocah SD itu, lalu dibuang ke dalam kotak pembuangan sampah.
Seorang wanita sempat bertanya ke si bocah perempuan yang disuntik, untuk menenangkan.
"Cita-citanya apa nak," katanya.
"Enggak tahu," jawab si bocah perempuan.
Dalam video lainnya, kejadian yang sama suntikan kosong diduga kembali terulang.
Bocah perempuan masih SD, mengenakan baju kotak-kotak tampak dilakukan suntikan kosong.
Terlihat jelas, tidak ada sama sekali cairan vaksin di dalam suntik tersebut.
Baca juga: DERETAN Kepala Daerah Kena OTT KPK Selama 14 Hari: Walikota Bekasi, Bupati PPU & Bupati Langkat
Setelah dilakukan suntikan, lengan bocah SD tersebut langsung diberi kapas untuk menutup bekas suntikan.
Dalam postingan akun Instagram tersebut, admin sempat bercanda dengan men-tag Wali Kota Medan Bobby Nasution dan wakilnya Aulia Rahman, agar mengajak si petugas kesehatan ngopi bareng.
"Ajak nakes yang itu ngopi dulu yuk," tulisnya.
(Jun/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/AKBP-Faisal-Rahmat-Simatupang-angkat-bicara-soal-video-nakes-diduga-menyuntikan-vaksin-kosong.jpg)