Berita Foto: Warga Simalingkar Keluhkan Tumpukan Tanah Sisa Galian Drainase Belum Juga Diangkut
Sudah hampir seminggu galian tanah belum diangkut, warga Perumnas Simalingkar berharap agar proyek ini segera selesai.
Penulis: Abdan Syakuro | Editor: Abdan Syakuro
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Sudah hampir seminggu warga Perumnas Simalingkar mengeluhkan galian tanah dari pembangunan dan pembetonan drainase yang dilakukan di Jalan Karet Raya sampai ke arah Jalan Tembakau Raya, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (21/12/2021).
Proyek pembangunan dan pembetonan drainase yang berasal dari Pemerintah Kota Medan Dinas Pekerjaan Umum ini dilaksanakan oleh CV. Putra Deli.
Pemilik warung sarapan Anggi mengatakan kepada Tribun Medan bahwa galian tanah sangat mengganggu aktivitas sehari - hari warga.
"Galian ini kurang lebih hampir seminggu sekitar 5 sampai 6 hari. Dari awal penggalian sampai dengan sekarang belum ada diangkut," kata Anggi.
Dengan nilai proyek sebesar Rp. 1.039.784.900.00 (Satu Miliyar Tiga Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Delapan Empat Puluh Ribu Sembilan Ratus Rupiah) untuk program penangan banjir diharapkan dapat terlaksana dengan baik.
"Selama penggalian ini ngerasa terganggu dan ngaruh sama penghasilan jualan bekurang separuhnya, apalagi galian ini membuat macet, debu, kadang kalo hujan pasti becek dan berlumpur, sudah beberapa kali orang terpeleset jatuh naik kereta untung tidak ada kendaraan lain yang lewat, ada bapak - bapak dan kakek - kakek korbannya kemarin," ucap Anggi.
Amatan Tribun Medan sekitar jam 12:00 WIB terlihat satu eskavator yang melakukan pengerukan galian tanah untuk membersihkan material tanah kemudian diangkut menggunakan dump truk.
"Aku lihat ada eskavator tadi, ya mungkin saja mulai dibersihkan hari ini. Pagi sama sore pasti macet, sebenarnya sampai jam sekarang pun kalo lagi ramai kendaraan tetap macet juga," kata Anggi.
Senada dengan pemilik kede Clara mengatakan kepada Tribun Medan mengharapkan proyek ini agar cepat selesai.
"Namanya juga dikorek pasti buat macet, ya dimana - mana ya gitu, yang pentingkan proyek ini jangan lama - lama diangkat, tapi hari sabtu kemarin diangkat dari sana, kemudian hari ini mulai disini," tutup Clara.
Warga Perumnas Simalingkar mengharapkan agar proyek ini segera selesai agar aktivitas warga kembali normal.
(cr15/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/PEMBANGUNAN-DAN-PEMBETONAN-DRAINASE.jpg)