Elon Musk 'Nyinyir' Twitter, Posting Foto Josef Stalin Berwajah Parag Agrawal CEO Baru Twitter

Pendiri Perusahaan mobil listrik, Telsa, Elon Musk kembali berulah. Ia lagi-lagi menyinggung  pergantian kursi CEO Twitter.

Tayang:
Business Insider
CEO Tesla Elon Musk 

"Kepercayaan saya kepadanya (Agrawal) sebagai CEO, sangat dalam," kata Dorsey.

Penerus spiritual Dorsey

Beberapa pengamat teknologi menyebut Parag Agrawal pantas menjadi CEO Twitter, karena Agrawal adalah "penerus spiritual" dari Jack Dorsey.

Sebab, baik Dorsey dan Agrawal disebut sama-sama pendiam, sopan, sangat paham teknis, dan antusias soal internet, di mana kekuasaan dan kontrol diberikan kembali kepada pengguna (user).

Selain itu, Agrawal telah menjadi partner terdekat Dorsey selama beberapa waktu, untuk mempertimbangkan masa depan Twitter.

Menurut seorang mantan eksekutif Twitter yang tak ingin disebut namanya, Dorsey dan Agrawal memiliki visi yang sama untuk mendesentralisasikan media sosial.

Secara khusus, sebelumnya, Agrawal juga ditugaskan untuk memimpin Project Bluesky pada tahun 2019.

Bluesky adalah sebuah proyek penelitian Twitter untuk menetapkan standar terbuka dan terdesentralisasi untuk platform media sosial, termasuk soal moderasi dan algoritma yang bisa diatur oleh penggunanya sendiri.

Agrawal juga jadi sosok di balik upaya Twitter memasukkan mata uang kripto (cryptocurrency) seperti Bitcoin, ke platform Twitter untuk keperluan memberikan tip ke kreator konten.

Fitur Baru Instagram Take a Break Ingatkan Pengguna untuk Istirahat Sejenak dari Media Sosial

Facebook Lindungi Akun yang Jadi Target Peretasan dengan Kirim Notifikasi Fitur Facebook Protect

Gaji CEO Twitter yang baru

Parag Agrawal sudah resmi menjadi CEO Twitter, menggantikan Jack Dorsey, mulai Senin (29/11/2021). Agrawal bakal menjadi nakhoda baru tim Twitter yang kini berjumlah lebih dari 5.500 orang.

Menurut dokumen pengajuan (filing) Twitter ke Komisi Pasar Modal AS (Securities Exchange Commission/SEC), Agrawal bakal menerima gaji tahunan sebesar 1 juta dollar AS (sekitar Rp 14,3 miliar).

Selain gaji, Agrawal juga bakal mendapatkan dua kompensasi tambahan berupa unit saham terbatas (restricted stock units/RSU) senilai masing-masing 12,5 juta dollar AS (kira-kira Rp 178,8 miliar), sebagaimana dihimpun dari The New York Times, Selasa (30/11/2021).

Dengan syarat dan ketentuan yang berlaku, Agrawal bisa mendapatkan kompensasi dalam bentuk unit saham Twitter terbatas, dengan total sekitar Rp 357,6 miliar.

Sebagai CEO baru, Agrawal diharapkan dapat memenuhi target internal Twitter yang cukup agresif.

Twitter mengatakan awal tahun ini bahwa mereka bertujuan untuk memiliki 315 juta pengguna aktif harian (daily active user/DAU) yang dapat dimonetisasi pada akhir 2023.

Target lainnya, setidaknya perusahaan juga dapat menggandakan pendapatan tahunannya pada 2023.

Menurut data Statista untuk kuartal III-2021, Twitter sendiri saat ini memiliki 211 juta pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi.

Pasar Kripto Semakin Perkasa, Facebook Terima Iklan Kripto dan Twitter Sebut Bitcoin Masa Depan

Twitter Perketat Posting Foto Tanpa Izin, Pengguna Harus Patuhi Syarat dan Ketentuan

(*/tribun-medan.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved