China Beri Reaksi Keras Terkait Amerika Serikat Boikot Olimpiade Beijing 2022
China memberikan reaksi terkait penolakan Amerika Serikat terhadap Olimpiada Beiijng. Pemerintah China pada Senin (6/12/2021) sempat memperingatkan
TRIBUN-MEDAN.com - China memberikan reaksi terkait penolakan Amerika Serikat terhadap Olimpiada Beiijng. Pemerintah China pada Senin (6/12/2021) sempat memperingatkan akan ada tindakan balasan, sebelum Amerika Serikat (AS) mengumumkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing 2022.
Peringatan itu dilontarkan China beberapa jam setelah muncul laporan bahwa Pemerintahan Biden akan segera mengumumkan boikot.
CNN dan NBC mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya pada Minggu (5/12/2021), mengatakan bahwa boikot diplomatik - yang berarti tidak ada pejabat Pemerintah AS yang akan menghadiri Olimpiade, tetapi para atlet masih akan bertanding - dapat diungkapkan minggu ini setelah Presiden Joe Biden pada November berkata sedang mempertimbangkannya.
Biden berada di bawah tekanan di dalam negeri untuk berbicara tentang pelanggaran hak asasi manusia China, terutama di Xinjiang. Pemerintah AS mengatakan, penindasan terhadap kelompok etnis Uighur bisa dikategorikan genosida.
Menanggapi laporan tadi, Beijing mengatakan langkah seperti itu untuk mencari panggung.
"Saya ingin tekankan bahwa Olimpiade Musim Dingin bukanlah panggung untuk sikap dan manipulasi politik," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, dalam konferensi pers reguler pada Senin.
Ia pun memperingatkan AS agar berhenti membesar-besarkan isu boikot.
"Jika AS bertekad menempuh caranya sendiri, China akan mengambil tindakan balasan yang tegas," lanjut Zhao dikutip dari AFP.
Para aktivis mengatakan, setidaknya satu juta orang Uighur dan lainnya yang berbahasa Turki, sebagian besar minoritas Muslim, dipenjara di kamp-kamp Xinjiang.
China juga dituduh mensterilkan wanita secara paksa dan menerapkan kerja paksa di sana.
Digelar hanya enam bulan setelah Olimpiade Tokyo yang tertunda akibat pandemi, Olimpiade Beijing akan diadakan pada 4-20 Februari dengan pembatasan Covid-19.
Amerika Serikat Boikot Olimpiade Beijing
Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan boikot diplomatik Olimpiade Beijing 2022.
Hal ini terkait isu pelanggaran hak asai manusia (HAM) yang dituduhkan AS ke China.
“Negeri Tirai Bambu” disebut AS telah melakukan serangkaian aksi keji hingga genosida ke etnis Muslim, salah satunya Uighur, di Xinjiang.
Lantas, apa itu boikot diplomatik?
Di bawah boikot diplomatik, pemerintahan Presiden Joe Biden berarti tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi pemerintah AS ke Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing 2022.
Seperti diketahui, tuan rumah Olimpiade biasanya akan mendapatkan perhatian global yang sering kali mencakup kunjungan para pemimpin atau pejabat asing.
Presiden AS George W. Bush misalnya. Dia hadir langsung menyemangati Tim AS selama Olimpiade Musim Panas 2008 di Beijing.
Tetapi tuduhan bahwa China telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran HAM lainnya, membuat pemerintah AS kali ini melakukan boikot diplomatik.
Ini berarti "diharamkan" bagi seorang pejabat AS untuk terlihat di tribun saat penyelenggaraan Olimpide pada Februari 2022.
Boikot dioplomatik ini akan meredakan tekanan internal AS pada Biden untuk mengirim pesan ke China tanpa melibatkan atlet Amerika atau benar-benar menghancurkan hubungan China-AS yang sudah rapuh.
Jadi ini adalah bentuk penolakan atau sindiran terhadap China, tetapi dengan “sengatan” yang jauh lebih sedikit daripada boikot penuh yang dianjurkan oleh beberapa anggota parlemen dan kelompok hak asasi AS dengan melarang partisipasi atlet, pelatih, dan ofisial tim.
Baca juga: Israel Luncurkan Serangan Rudal ke Pelabuhan hingga Fasilitas Utama Suriah
Baca juga: Konflik Ukraina-Rusia Semakin Panas, Presiden Ukraina Turun ke Garis Depan Pakai Rompi Anti Peluru
(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/perang-dingin-china-dan-amerika.jpg)