Konflik Ukraina-Rusia Semakin Panas, Presiden Ukraina Turun ke Garis Depan Pakai Rompi Anti Peluru
Konflik Rusia dengan Ukraina tidak ada titik damai. Rusia secara perlahan masuk ke daerah teritorial Ukraina di Crimea.
TRIBUN-MEDAN.com - Konflik Rusia dengan Ukraina tidak ada titik damai. Rusia secara perlahan masuk ke daerah teritorial Ukraina di Crimea.
Rusia memang berupaya untuk mengambil wilayah yang diklaim bagian dari kedaulatan mereka. Namun Ukraina yang juga pecahan Uni Soviet tidak tinggal diam.
Pada Senin (6/12/2021) waktu setempat, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengunjungi garis depan di timur negara itu.
Kunjungan dilakukan ketika kekhawatiran di Kiev meningkat bahwa Rusia sedang bersiap menyerang.
Ukraina yang merupakan negara pecahan Uni Soviet memerangi separatis pro-Rusia di wilayah timur Lugansk dan Donetsk sejak 2014, tak lama setelah Moskwa merebut Crimea.
Kiev dan para sekutu Baratnya menuduh Kremlin mendukung separatis - klaim yang dibantah Moskwa - dalam konflik yang telah merenggut lebih dari 13.000 nyawa.
"Saya merasa terhormat bisa bersama kalian hari ini," kata Zelensky kepada pasukan Ukraina saat mengunjungi pos mereka di Donetsk.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina, Puluhan Militer Ukraina Tewas, 20 Kapal Perang Rusia Blokir Laut Hitam
Baca juga: Presiden Putin Kirim 80.000 Tentara hingga 10 Kapal Perang dan Tank ke Perbatasan Rusia-Ukraina
"Terima kasih telah melindungi kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina," katanya, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya.
"Saya yakin dengan orang-orang seperti kalian, kita pasti akan menang," lanjutnya dikutip dari AFP.
Foto yang dirilis oleh kantor kepresidenan menunjukkan presiden berusia 43 tahun itu di parit mengenakan helm dan rompi antipeluru, membagikan penghargaan kepada tentara-tentara Ukraina dan berjabat tangan.
Angkatan bersenjata Ukraina, yang dibentuk setelah Kiev merdeka dari Soviet pada 1991, merayakan ulang tahun ke-30 mereka hari itu.
Kunjungan Zelensky dilakukan pada malam pembicaraan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden, yang diperkirakan akan fokus pada kekhawatiran Washington atas kegiatan militer Rusia di dekat Ukraina.
Amerika Serikat dan sekutu Barat Kiev lainnya selama berminggu-minggu menuduh Rusia mengumpulkan pasukan di dekat Ukraina dan merencanakan invasi, tetapi Rusia menepis tuduhan itu.
• Kapal-kapal Perang Rusia dan Berbagai Negara Berada di Perairan Belawan, Ada Apa?
• Konflik Rusia-Ukraina Kembali Memanas, Pemerintah Ukraina Belum Berniat Serangan Militer
(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
Sumber: kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pasukan-tentara-Ukraina-mencegah-serangan-Rusia.jpg)