Sepak Terjang Kepas Pangaribuan, Live Terobos Ruangan Kapolres pakai Celana Pendek, kini Diciduk

Kepas Pangaribuan menyampaikan dengan lantang bahwa Polri 98 persen kotor dan sumber daya manusianya rendah.

Editor: Tariden Turnip
Tribun Medan/ HO
Sepak Terjang Kepas Pangaribuan, Live Terobos Ruangan Kapolres pakai Celana Pendek, kini Diciduk. Ketua LSM Tamperak Kepas Pangaribuan ditangkap 

Selanjutnya, terjadi negosiasi antara anggota polisi itu dengan Kepas dan hingga akhirnya pelaku meminta uang sebesar Rp 250 juta.

Setelah itu, anggota memberikan uang Rp 50 juta dan hari ini jika anggota tersebut tidak menyerahkan sisanya Rp, 200 juta, maka akan diviralkan.

Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan anggotanya pun sempat diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya dan tidak ditemukan pelanggaran SOP atau etik disiplin Polri.

Sebab, uang yang dibayarkan oleh keluarga pelaku narkoba sebesar Rp 10 juta diserahkan ke Panti Rehabilitasi.

"Anggota satgas kami justru menjadi korban Pemerasan terhadap LSM tersebut," jelas dia.

"Pelaku akhirnya kami tangkap di kantor LSM nya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dengan sejumlah bukti," jelas Hengki.

Kepas Pangaribuan dipersangkaan tindak pidana pemerasan sebagaimana diatur dalam Pasal 368 dan 369 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 4 UU ITE ancaman lima sampai enam tahun.

Terobos Ruangan  Kapolres pakai Celana Pendek

Sebelum diciduk ternyata Kepas Pangaribuan sudah beraksi di sejumlah institusi.

Misalnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi memaparkan Kepas Pangaribuan sempat berselisih dengan satpam saat mendatangi kantor Kemenkes dan Kemenkeu.

"Saat itu sempat berselisih dengan security karena yang bersangkutan memaksa ikut rapat dengan Menteri," katanya.

Kemudian yang paling viral adalah ketika Kepas mendatangi Kapolres Metro Jakarta Selatan sekira pukul 22.00 WIB.

Kepas Pangaribuan menerobos masuk ke ruang Kapolres tanpa izin dan sengaja ingin memviralkan dengan merekam aksinya.

Namun, ketika itu Kepas bertemu dengan Polwan yang ada di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Ini sungguh sangat mengganggu marwah kehormatan institusi, pakai celana pendek mendiskreditkan institusi dan kesatuan," jelas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved