Dituduh PKI, Ibu Guru SMK Meregang Nyawa di Tangan Kepala Dusun

Inilah kronologi Pak Kadus nekat habisi nyawa guru SMK karena sakit hatinya dituduh seorang PKI.

Editor: AbdiTumanggor
Serambi Indonesia
Polisi memperlihatkan satu tersangka pembunuh Fitriani, guru SMK warga Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (16/11/2021), dalam jumpa pers di Mapolres setempat. 

Saat itu pelaku mengatakan, "kamulah yang mengatakan saya PKI".

Kemudian korban terjatuh dan pelaku langsung mengambil handphone korban dan menyimpannya di saku celana pelaku.

Setelah itu, pelaku menarik korban dengan cara memegang leher pelaku dari belakang tubuh korban dan menyeret korban ke belakang rumah.

Saat diseret pelaku, korban masih sempat mengatakan, "kamu memang PKI”.

Sesampainya di belakang rumah korban, pelaku langsung melemparkan tubuh korban ke tanah.

Kemudian Kadus tersebut mengambil kalung emas dan gelang korban, yang mana pada saat itu korban sudah dalam keadaan tidak sadar.

Setelah itu, pelaku mengambil 1 buah batu berukuran besar dengan berat sekitar 30 kilogram, yang berada di tempat tersebut dan menghantamkannya ke bagian kepala korban.

Kondisi tersebut membuat kepala korban pecah dan berhamburan isi kepalanya di tanah.

Setelah itu, pelaku meninggalkan tempat tersebut untuk kembali ke sepeda motor yang di parkiran di depan sebuah kios.

Pelaku meletakkan gelang emas korban di jok sepeda motor dan kemudian pelaku meninggalkan tempat tersebut untuk pulang ke rumah.

Pada saat perjalanan pulang, pelaku berhenti di sebuah danau kecil (Suak) dan membuang handphone serta kalung emas korban ke danau tersebut.

Setelah itu, pelaku melanjutkan perjalanan ke rumahnya, dan sesampainya di rumahnya, pelaku langsung mengganti pakaian yang digunakannya saat membunuh korban.

Kasus tersebut baru terungkap sekitar 11 hari, setelah mendapatkan barang bukti dan keterangan saksi.

Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Aceh Barat guna menjalani proses hukum lebih lebih lanjut.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan 1 buah batu besar yang digunakan untuk membunuh korban.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved