Dituduh PKI, Ibu Guru SMK Meregang Nyawa di Tangan Kepala Dusun

Inilah kronologi Pak Kadus nekat habisi nyawa guru SMK karena sakit hatinya dituduh seorang PKI.

Editor: AbdiTumanggor
Serambi Indonesia
Polisi memperlihatkan satu tersangka pembunuh Fitriani, guru SMK warga Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Selasa (16/11/2021), dalam jumpa pers di Mapolres setempat. 

Kemudian pelaku menjawab, “kenapa Kak Fitri ngomong begitu”. Lalu korban mengatakan; “Memang ya. Semua orang yang menaikkan layang PKI”. Mendengar tuduhan korban, pelaku merasa sakit hati dan menyimpan kepada sang ibu guru.

Berawal dari itu, pelaku pada Rabu (3/11/2021) sekitar pukul 11.00 WIB, mengambil parang (senjata tajam) di rumahnya, lalu menuju rumah korban.

Sampai di belakang rumah korban, kemudian pelaku melihat korban seorang diri di rumah sedang menjemur pakaian.

Pelaku saat itu berniat ingin menggorok leher korban, namun tidak jadi.

Ketika pelaku hendak pulang, pelaku kembali menanyakan kepada korban, "kenapa Kak Fitri mengatakan PKI kepada saya”.

Kemudian korban menjawab, "memang yang menaikkan layang itu PKI".

Kemudian pelaku mengatakan, "tunggu ya kak saatnya nanti".

Setelah itu, pelaku meninggalkan tempat tersebut dan setiap malam pelaku selalu terngiang dengan kata-kata korban yang mengatakan dirinya PKI.

Kemudian pada Kamis (4/11/2021) sekira pukul 18.30 WIB, pelaku pergi Shalat Magrib di sebuah masjid yang berada di Desa Suak Timah, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat.

Pada saat itu, suami korban yaitu Agusni berada di masjid yang sama dengan pelaku.

Karena melihat suami korban tidak pulang selesai menunaikan Shalat Magrib, pelaku langsung meninggalkan masjid tersebut dan menuju rumah korban.

Sebelum memasuki rumah korban, pelaku sempat mondar-mandir di depan ruman korban sebanyak 20 kali.

Ketika pelaku melihat anak korban bernama Muhammad Syawal Nazril keluar dari rumah, saat itulah pelaku memarkirkan sepeda motornya di sebuah kios depan rumah korban.

Kemudian pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu samping dengan cara mengetuk pintu.

Korban yang mendengar ketukan pintu lalu membukanya, saat pintu itu dibuka pelaku langsung memukul korban dengan menggunakan tangan sebelah kanan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved