BANJIR Semakin Parah, Warga Sergai Akhirnya Pilih Tinggalkan Rumah
Warga yang masih bertahan di rumah, hari ini berangsur-angsur mulai pergi mengungsi ke posko dan ke rumah saudara.
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Curah hujan yang tinggi pada, Selasa (9/11/2021) malam, membuat debit banjir yang merendam ribuan rumah di Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, makin tinggi.
Warga yang masih bertahan di rumah, hari ini berangsur-angsur mulai pergi mengungsi ke posko dan ke rumah saudara.
PERAWAT Ayumi Kuboki Masukkan Disinfektan ke Infus Berakibat 20 Pasien Tewas, Dipenjara Seumur Hidup
POLDA SUMUT Tangkap Tiga Orang Pelaku Pemerasan Terapis Spa di Kota Pematangsiantar
TIGA Perwira Polresta Deliserdang Digeser Kapolda Panca Simanjuntak, Berikut Daftar Lengkapnya
KAPOLDA Sumut Lakukan Mutasi Besar-besaran, Ini Figur Kapolsek yang Dapat Promosi
POLDA Sumut Tangkap Tiga Orang Pelaku Pemerasan Terapis Spa yang Ngaku Kenal Penyidik Polda Sumut
VIRAL Pria Hancurkan Trotoar Pakai Palu karena Istrinya Jatuh, Begini Keterangan Saksi Mata
Seperti halnya salahseorang warga bernama Rusli (70) warga yang bertempat tinggal di Dusun V, Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai).
Ia meninggalkan rumahnya untuk pergi mengungsi ke rumah anaknya.
"Ini mau ke rumah anak di Kecamatan Galang ngungsi. Airnya hari ini makin tinggi," ujar Rusli, Rabu (10/11/2021).
Lanjut Rusli, ia sudah menetap di rumah sekitar satu minggu.
RUMAH Atta Halilintar Kemalingan, Suami Aurel Bikin Sayembara Berhadiah Puluhan Juta Rupiah
KAPOLDA Sumut Lakukan Mutasi Besar-besaran, Ini Figur Kapolsek yang Dapat Promosi
PRIA Coba Rudapaksa Tetangganya karena Cinta Ditolak, Aksinya Gagal karena Ketahuan Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rusli-70-warga-dusun-v-desa-pematang-ganjang-kecamatan-sei-rampa.jpg)