Jokowi Minta Harga PCR Turun Jadi Rp 300 Ribu, PHRI Justru Minta Rp 150 Ribu Karena Sudah Untung

Presiden RI Joko Widodo meminta agar harga PCR turun menjadi Rp 300 ribu. Namun PHRI minta Rp 150 ribu karena sudah untung

Editor: Array A Argus
Capture YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan penurunan harga PCR dan percepatan hasil tes 1x24 jam, Minggu (15/8/2021). 

Menurutnya, pemberlakukan tes PCR bagi penumpang pesawat, merupakan upaya bersama dari semua pihak memutus penyebaran virus Covid-19 yang saat ini belum terkendali.

"Jadi kita harus melihat ini upaya pemerintah memutus mata rantai Covid-19. Kalau dilepas (tanpa PCR saat ini) bisa macam-macam nanti, meski kami inginnya gratis PCR," tutur Didin.

Didin berkenyakinan ke depannya, kewajiban tes PCR untuk penumpang pesawat tidak menjadi syarat lagi, setelah pandemi Covid-19 benar-benar bisa dikendalikan. "

Sekarang usaha berjenjang dari pemerintah, seperti dulu masuk mal usia di bawah 12 tahun belum boleh masuk dan sekarang diperbolehkan," tuturnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers virtual, Selasa (26/10/2021) mengatakan, harga PCR yang diminta Bapak Presiden kemarin itu sudah paling murah di seluruh dunia. 

Baca juga: RSUP Adam Malik Sebut Belum Terima Instruksi Penurunan Tarif Tes PCR

Pemerintah tidak berencana mensubsidi tes PCR agar bisa mencapai harga terendah.

"Apalagi harga PCR sudah diturunkan dan sudah cukup murah," ujarnya.

"Kalau diturunkan menjadi Rp 300 ribu, itu mungkin Indonesia masuk 10 persen kuartal yang paling murah dibanding harga PCR airport di dunia," tambah Menkes.

Ia mengatakan kondisi Indonesia sulit untuk mencapai harga terendah harga tes PCR.

Menkes Budi menyebut contohnya negara India yang mematok harga PCR hanya Rp160 ribu tetapi karena mereka mampu memproduksi di dalam negeri.

"India negara yang paling murah untuk semuanya. Gitu ya selain China.

Skala ekonomi negara India juga tercapai karena jumlah populasinya mencapai 2 billion," kata Budi.

Baca juga: POLEMIK Naik Pesawat Wajib PCR, Presiden Jokowi Minta Harga Tes PCR Rp 300 Ribu dan Berlaku 3x24 Jam

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Jokowi mengenai harga tes PCR tersebut.

Namun kata Wamenkes angka Rp 300 ribu memang sudah paling masuk akal.

"Jadi dari kerangka tersebut maka setelah dihitung-hitung, kelihatannya angka 300 ribu itu menjadi angka yang mungkin masuk akal dan riil untuk dilaksanakan," ujar Dante.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved