Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Sejarah: Penyebab Terjadinya Perang Dunia 1, Negara yang Terlibat, dan Wabah Flu
Pembunuhan satu orang penting memicu perang di seluruh Eropa yang berlangsung sampai 1918, dan kemudian dikenal sebagai Perang Dunia I.
Negara yang Bertempur di Perang Dunia 1
Blok Sekutu/Triple Entente
Blok Sekutu terdiri secara utama oleh Britania Raya, Perancis, dan Rusia. Kemudian disusul oleh Serbia, Rumania, dan Italia.
Aliansi ini terbentuk atas meningkatnya ancaman dari Jerman dan Austria-Hongaria, terutama terhadap Perancis dan Rusia. Perancis dan Rusia menghadapi langsung front pertempuran di Eropa. Sementara Britania memberikan dukungan di Serbia, Arab, dan Afrika Utara.
Pada tahun 1917, Rusia meninggalkan peperangan akibat jatuhnya Tsar Nicholas II. Kekuatan sekutu melemah, namun masuknya Amerika Serikat memberikan angin segar.
Amerika Serikat sendiri tidak pernah benar-benar masuk ke blok sekutu. Karena Jerman menenggelamkan kapal dagang AS, Woodrow Wilson menyatakan perang pada Jerman.
Pada tahun 1918, AS mengirim setidaknya 10.000 serdadu ke Perancis setiap hari. AS juga berperan terutama dalam memberikan dukungan di Serbia dan membakar Revolusi Arab sehingga Turki dan Bulgaria dapat dikalahkan.
Blok Sekutu memenangkan Perang Dunia 1 dan menuntut kerugian kepada Blok Sentral dalam Perjanjian Versailles.
Blok Sentral
Blok Sentral semula terdiri atas Aliansi Tiga, yaitu Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia. Namun Italia berbalik memihak sekutu, sementara Bulgaria dan Turki Utsmani menyusul aliansi tersebut.
Kekalahan utama dari blok ini terlihat dari Jerman yang memanggul sendiri beban pertempuran di barat dan timur.
Dikarenakan Austria-Hongaria yang berlarut-larut dalam bertempur melawan Serbia Bersama Bulgaria. Sementara Turki Utsmani setelah dikalahkan Rusia di Kaukasus dan diguncang Revolusi Arab, tidak dapat memperoleh kemenangan berarti melawan Britania dalam upayanya merebut Suez dan wilayah lain di Mediterania.
Akhir Perang Dunia 1
Tahun 1918, Jerman memperoleh kemajuan signifikan dengan membom Paris habis-habisan. Di sisi lain, kampanye anti perang memuncak di Jerman, ditambah dengan penyerahan Bulgaria pada September di tahun yang sama.
Revolusi pun terjadi di Jerman, pendeklarasian republik baru membuat Raja Wilhelm II melarikan diri. Jerman mengajukan gencatan senjata kepada sekutu.
Peperangan berhenti salah satunya juga dikarenakan merebaknya wabah Flu 1918 di medan pertempuran, menyebabkan kehilangan jutaan jiwa bahkan tanpa bertempur.
Peperangan ditutup dengan Perjanjian Versailles tahun 1919, memberikan kerugian besar terutama bagi Jerman.
Austria-Hongaria dibubarkan serta dibentuk menjadi negara baru.
Sementara Turki terlibat perang kemerdekaan yang membentuk Republik baru dengan dukungan sekutu.
Dibentuk Liga Bangsa-Bangsa untuk menengahi permasalahan antarnegara dan mencegah timbulnya konflik.
Perang Dunia 1 merupakan bencana terbesar setelah memasuki abad ke-20. Jutaan orang dimobilisasi dalam pertempuran, dan banyak diantaranya tewas baik karena perang atau wabah Flu di Perang Dunia 1.
Perang ini berdampak pada terbentuknya badan internasional yang menengahi konflik antarnegara, membangun kesadaran teknologi yang amat mutakhir seperti kendaraan laut dan penerbangan.
Bencana besar mudah terjadi dengan kemajuan yang ada. Perang ini juga menyebabkan banyak negara gagal mencegah merebaknya wabah Flu sehingga menewaskan jutaan jiwa.
Perang ini juga menimbulkan kekacauan ekonomi, Amerika Serikat sebagai kreditur bantuan kemudian tumbuh menjadi negara dengan kekuatan yang besar.
Terbentuknya negara-negara baru seperti Uni Soviet, Austria, Hungaria, dan Republik Turki adalah salah satu hasil dari Perang Dunia 1.
(*/tribun-medan.com)
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia: Cara Menulis Teks Biografi dan Jenis-jenis Biografi
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia: Ciri-ciri Kalimat Imperatif dan Contohnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/situasi-medan-tempur-perang-dunia-1.jpg)